Gondol Motor di Ponpes Dua Pria Asal Kedaton OKI Ini Dibekuk Polisi

OGAN ILIR, BJ.COM - IG (19) akhirnya tidak dapat berkutik saat petugas dari Tim Komodo Satreskrim Polres Ogan Ilir (OI)melakukan penangkapan terhadapnya. KAMIS (4/6/2020).

Kapolres Ogan Ilir AKBP Imam Tarmudi SIK MH melalui  kasatreskrim polres ogan ilir AKP Maij Fahrin Husnul Akib SH SIK.kepada awak media mengatakan, Benar Kamis Tanggal 04 Juni 2020 sekira pukul 23.00 Wib, TIM KOMODO Satreskrim Polres OI telah mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan diPondok Pesantren Darussalam Al-Fattah Desa Tanjung Pering Kec. Indralaya Utara Kab OI. Pada hari Rabu 08 April 2020 sekira pukul 02.00 Wib.

Satu dari dua tersangka pelaku berhasil dibekuk petugas saat berada dirumahnya  IG (19) ditangkap di kedaton OKI, sedangkan Man (29) dibekuk di Jagaraja OI masih buron.

Berdasarkan hasil lidik dilapangan TIM mendapat informasi bahwa pelaku yang melakukan pencurian di Pondok Pesantren tersebut dilakukan oleh An. IG BIN RHMN, SDRMN BIN ARFdan NG. C, kemudian TIM mendapat informasi bahwa pelaku sedang berada di Desa Sukadana Kec. Kayuagung Kab. OKI.

Pada hari Kamis 04 Juni 2020 sekira pukul 23.00 Wib TIM KOMODO Sat Reskrim Polres OI langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku An. IG BIN RHMN yang sedang berada di atas sepeda motor di Desa Sukadana, pada saat dilakukan penangkapan pelaku sempat melakukan perlawanan dan membahayakan petugas sehingga dilakukan tindakan tegas terukur terhadap pelaku.
Pada saat di introgasi ianya mengakui bahwa telah melakukan pencurian terhadap korban bersama dengan rekannya an. SDRMN (sudah ditangkap pada Hari Jumat tgl 29 Mei 2020) dan NG KBR (DPO), Selanjutnya dilakukan pengembangan terhadap pelaku NG KBR (DPO) namun pelaku tidak berada dirumah dan sudah melarikan diri. Selanjutnya pelaku An. IG BIN ARHN dan barang bukti diamankan ke Polres Ogan Ilir untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut.

Adapun barang bukti berhasi diamankan petugas seperti ;1 (Satu) Buah Handphone Merk Xiomi warna putih IMEI : 867255028053082, 1 (Satu) Buah Kotak Handphone Merk VIVO Y 53 IMEI 1 : 866845031961254 IMEI 2 : 866845031961247 dan 1 (Satu) Buah Kotak Handphone Merk XIAOMI IMEI : 867255028053082 , dan1 (Satu) Buah dompet yang berisikan KTP, ATM BANK BNI SYARI'AH milik korban Abdul Hadi, serta 1 (Satu) Bilah senjata tajam jenis pisau panjang 26 CM bergagang kayu dan dibungkus dengan kertas warna putih.

"Karena telah melawan hukum melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan maka pelaku akan dikenakan Pasal 363 KUHPidana.
Ancaman hukuman 7 tahun penjara" pungkasnya. (Gheka)
Share on Google Plus

About redaksi

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Posting Komentar