Tagih Janji Bupati, Warga Sanga Desa Minta Camat Setempat di Isolasi

MUBA, BJ.COM - Puluhan masyarakat Kecamatan Sanga Desa sekitar pukul 09.00 WIB, Hari Senin (4/5/2020) datangi kantor Camat Sanga Desa. Kedatangan mereka dalam rangka menuntut Camat Sanga Desa Suganda, AP MSi agar diisolasi ditempat khusus secara ketat dan minta Camat SANGA DESA di PLT sesuai janji Bupati.

Tuntutan warga tersebut bukan tanpa alasan, sebab Camat Sanga Desa beberapa hari yang lalu, terpantau baru pulang dari Kota Lubuk Linggau yang merupakan Zona Merah Covid-19.

Eka Aliwardana (46) selaku perwakilan rombongan masyarakat mengatakan bahwa Suganda selaku Camat harus memberikan contoh yang baik kepada masyarakat, dengan mematuhi segala protokol kesehatan yang ada. Hal ini menurutnya sesuai dengan aturan yang ada.

Karena Sesuai dengan  Surat Edaran Dari  BKN dan Instruksi Bupati Muba Nomor : 800/384/ BKPSDM/2020 pada tagnggal 15 April 2020 lalu. Dan dipertegas kembali dengan Instruksi Bupati terbaru Nomor: 800/475/BKPSDM/2020 Tentang Pembatasan bepergian keluar daerah dan/atau kegiatan Mudik dan/atau Cuti bagi Aparatur Sipil Negera (ASN) di lingkungan  Pemerintah Kabupaten  Musi Banyuasin dalam upaya  pencegahan  penyebaran Covid-19.

“ Camat harus jadi contoh bagi masyarakat, jika baru pulang dari zona merah maka wajib juga untuk melakukan isolasi diri. Jangan hanya bisa menuntut masyarakat untuk melakukan isolasi mandiri,”  ungkapnya.

Lebih lanjut Eka juga mengatakan bahwa Minta Camat harus melakukan isolasi secara ketat ditempat khusus, bukan di rumah Dinas Camat.

.“Kalau saat isolasi masih bebas berinteraksi dengan masyarakat dan seluruh staf kantor Kecamatan, maka itu sama saja bohong. Maka dari itu kedatangan kami kesini untuk meminta Camat supaya diisolasi secara ketat di tempat khusus, sebagai konsekuensinya yang telah melanggar  surat Edaran yang dikeluarkan oleh Sekda Muba,dan Instruksi Bupati Muba Nomor :  800/475/BKPSDM/2020 tentang Pembatasan bepergian keluar daerah bagi ASN di lingkungan  Pemkab Muba dalam upaya  pencegahan  penyebaran Covid-19.  ” tuturnya.

Ia pun berharap agar di seluruh Desa dan Kelurahan di Kecamatan Sanga Desa masing-masing bisa disiapkan lokasi isolasi khusus untuk para ODP.

“Harapan kami agar setiap desa memiliki lokasi isolasi khusus untuk yang baru pulang dari lokasi terdampak virus corona, agar para ODP ini tidak bebas berinteraksi dengan masyarakat selama masa isolasi tersebut,Apalagi menjelang hari raya Idul Fitri ini,pasti ada yang pulang dan luput dari pantauan” harapnya.

Sementara itu Kasi PMD Kecamatan Sanga Desa Masmawi, S.Sos ketika menerima perwakilan masyarakat. Eka, Zulkarnain, dan Hendriyadi diduga menganggap remeh perihal kepulangan Camat dari daerah Zona Merah Covid-19.

“Sudahlah, tidak usah terlalu dibesar-besarkan masalah ini. Camat itu  pulang ke Lubuk Linggau mungkin anaknya sakit. Sekarang juga beliau sudah isolasi mendiri di rumah dinas,” katanya dengan nada ketus.

Berbeda  kata dari salahsatu staf Kecamatan Sanga Desa, yang minta namanya tidak dimuat pada pemberitaan ini, Mengatakan bahwa selama masa Pandemi virus corona ini Camat Sanga Desa itu rutin pulang ke Kota Lubuk Linggau terkadang belum waktu libur dia sudah pulang senin dia masuk Rabu kafan kamis dia sidah pulang ke linggau. padahal sudah ada larangan sebelumnya dari Pemerintah Kabupaten Muba.

“Pak Camat ini setiap hari Kamis selalu rutin pulang ke rumahnya di Lubuk Linggau, dan masuk kerja lagi itu hari Senin bahkan kadang hari Selasa. Hal ini terbukti saat kunjungan Wakapolres beberapa waktu lalu ia tidak berada di temat itulah alasan nya dia tidak hadir, karena sedang di Lubuk Linggau,” katanya.(warto)
Share on Google Plus

About redaksi

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Posting Komentar