Ormas POM Lakukan Pemantapan Program di POSKO Gambut Lumpur

MUBA, BJ.COM - Dalam rangka pematangan pembahasan program POM Ketua POM Kabupaten Musi Banyuasin Kurnaidi lakukan sering bersama segenap anggota POM, untuk dapat hadir di Posko Induk POM, di Jalan Lingkar Randik Gambut Lumpur,  untuk merancang dan membahas program kedepan, Rabu (6/5/2030).

Awal pembahasan telah di sampaikan oleh Ketua POM Musi Banyuasin ( MUBA) Kurnaidi, rancangan program kedepan Untuk Ormas yang kita bentuk ini bukan sebatas adanya Covid-19 ini saja, di karenakan POM ini payung Hukumnya jelas lengkap sesuai dengan ADART nya maka organisasi ini jelas dan jangkanya panjang bukan sebatas ini saja, tutur Kur.

Tambah Kurniadi, untuk langkah awal pembahas tentang adanya warga masyarakat Musi Banyuasin (MUBA) khususnya yang terdampak Covid 19 atau Corona , maka kita selaku Ormas POM untuk melakukan kontrol sosial memantau, mengawasi serta menerima pengaduan dari seluruh lapisan masyarakat Indonesia yang berdomisili di Muba kususnya,  sebatas mana program pemerintah dalam membantu warga masyarakat yang terkena dampak Covid-19.

Jelas Kurnaidi dalam perbincangannya dirinya sudah pernah melakukan konfirmasi ke pihak Dinas Sosial, mengenai sasaran bantuan untuk masyarakat yang terkena dampak Covid 19, bahwa bantuan tersebut semua warga masyarakat berhak menerimanya terkecuali warga masyarakat yang sudah mendapatkan bantuan PKH (Program Keluarga Harapan). Untuk bantuan Lagsung Tunai bagi warga masyarakat yang tendampak Covid 19.

Ormas POM melalui program nya juga akan melakukan pendataan dari RT per RT untuk di tiap tiap Desa kecamatan sekabupaten Musi Banyuasin melalui ranting POM yang ada di kecamatan, bila nanti sasaran bantuan yang di salurkan oleh pemerintah tidak sesuai dengan sasaran, tuturnya.

Sementara itu Suharto selaku Sekretaris Ormas POM menambahkan kondisi saat ini sangat menhuatirkan akan terjadi komplit sosial pada masyarakat. Dimana-mana warga mengeluh karena dampak Covid 19 ini apalagi bantuan dari pemerintah ini belum dikucurkan secara merata dan yang perlu kita cermati dinilai pendataan itu tidak merata masih banyak yang belum terdaftar mengingat warga Muba ini tidak semuanya yang tercatat pada catatan sipil dan banyak penduduk pendatang mereka juga berhak mendapat bantuan itu. Katanya.

Dalam kesempatan itu Irwansyah mengusulkan legalitas pormal lembaga yang harus dipenitipkan terlebih dahulu karena menurut irwan kita bekerja itu ada acuan pada AD/ART. Sementara Adip Aprisyah mengatakan kita bekerja ini perlu sarana prasarana dan lain-lain guna mendukung kinerja kita kedepan.

Ketua Ormas Muba POM Kurnaidi menyimpulkan dalam rapat itu kita harus melakukan pengawasan dan pungsi kontrol kita sebagai lembaga kemasyarakatan, dalam 20 lembaga yang tergabung dalam POM supaya dapat melakukan pungsi kontrol dan kita harus menghimpun berbagai informasi yang harus kita sampaikan ke tim Gugus Tugas.

Lebih lanjut Kurnaidi mengatakan kalau Saat ini kita sudah membentuk 15 koordinator wilaya setiap kecamatan mereka kita tugaskan untuk menyisir penduduk yang belum terdata dan hasilnya nanti akan kita koordinasi kepihak yang terkait supaya mereka juga mendapat bantuan dari pemerintah yang jelas penduduk Muba wajib menerimah bantuan tersebut, jelasnya.(Warto)
Share on Google Plus

About redaksi

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Posting Komentar