Kawasan Terendam Banjir, Warga Desa Karang Anyar Minta Normalisasi Saluran Primer

BANYUASIN, BJ.COM - Memprihatinkan kondisi banjir melanda Desa Karang Anyar, Kecamatan Tungkal Ilir Kabupaten Banyuasin, dari bulan februari 2020 hingga bulan Mei 2020 banjir tersebut belum juga surut.

Sehingga masyarakat merasa resah dan aktivitas warga merasa tergaggu, akibat dampak banjir yang melanda desa Karang Anyar hingga mencapai kedalaman 1(satu) meter, (10/5/2020).

Di tengah dampak Pademi Covid-19 sekarang ini di tambah keadaan banjir yang melanda Desa Karang Anyar masyarakat sangat membutuhkan uluran tangan dan bantuan  Pemerintah seperti yang paling sangat di butuhkan seperti  normalisasi Primer dan sekunder, di karenakan galian primer dan sekunder dalam pantauan sudah dangkal dan di penuhi semak semak.

Keadaan banjir yang menggenangi hampir keseluruhan melanda Desa Karang Anyar, mulai dari Dusun 1(satu) sampai Dusun (4) dan 326 KK yang ada di desa tersebut, keseluran warga yang ada di desa tersebut sangat mengeluhkan kondisi banjir yang di alaminya.

Salah satu warga masyarakat Desa Karang Anyar Sariman (35 )  saat di bincangi awak median ini mengatakan , Di desa ini sangat resah dan gelisah oleh keadaan banjir yang menggenangi desa kami ini  dan juga banyak sekali kerugian yang kami alami seperti kebun karet kami mati semua akibat luapan air dan itu baru kebun kami Pak" Belum yang  kebun warga lainnya,, pokoknya hampir keseluruhan kebun karet di desa ini banyak yang mati, di karenakan karet tidak tahan dengan air selama kurang lebih tiga bulan pak, tutur Sariman warga yang tinggal di Rt.4 (empat) dusun dua Desa Karang Anyar.

Tambah Sariman harapan kami selaku warga masyarakat agar pemerintah Kabupaten Banyuasin terutama pak camat pak Bupati agar segera bisa membantu kondisi banjir yang kita alami ini " Alhamdulillah untuk bantuan sembako sudah di salurkan dari Dinas Sosial, yang di dampingi oleh camat dan Kepala Desa Karang Anyar langsung ketempat rumah rumah warga yang terdampak banjir,"tutupnya.

Sementara itu Kepala Desa Karang Anyar Ngatimin, mengatakan pada media bahwa dirinya sangat prihatin dengan kejadian banjir yang melanda di desa kami ini, bingung susah memikirkan nasip wargannya yang sampai saat ini banjir belum surut juga, dan sebagian banjir masih masuk kedalam rumah warga sedalam mata kaki orang dewasa.

Harapan saya selaku Kepala Desa Karang Anyar, agar segera pemerintah menindak lanjuti keluhan warga masyarakat Karang Anyar dan segera melakukan Normalisasi Primer dan Sekunder yang ada di desa kami di karenakan saya merasa kasihan banyak kebun kebun dan rumah rumah warga kami yang terendam, kebun karet banyak mati, sehingga hilangnya mata pencarian warga yang terendampak banjir," pungkasnya.(Warto)
Share on Google Plus

About redaksi

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Posting Komentar