Warga Komplek TPI Indralaya Tolak Kedatangan Tenaga Kerja dari Jawa

OGAN ILIR, BJ.COM - Sebanyak 55 orang tenaga kerja PT Eltras pengembangan pemasangan pipa gas rumah tangga Ogan Olir, karena tidak sesuai SOP Covid-19 dan ditempatkan di komplek Perumahan Taman Permata Indah (TPI) menuai tolakan warga setempat. Bahkan mengatakan wajib dikarantina selama 14 hari.

Bahkan setelah di komunikasikan kepada Sekda Ogan Ilir dan Asisten I Setda Ogan Ilir, semua memberi keterangan tidak tahu kalau tenaga kerja itu ditempatkan di kediaman warga.

Setelah dikonfirmasikan di gugus penanggulangan Covid-19 Ogan Ilir, diperoleh penjelasan bahwa sudah dilakukan cek kesehatan.

Tapi warga tidak serta merta percaya, karena tidak ada secarik surat keterangan yang diterima dari Tim ini.

Kedatangan mereka tanpa sepengetahuan Ketua Lingkungan RW - RT 09 Kelurahan Indralaya Ogan Ilir.

“Yang jelas warga menolak dan tidak mengijinkan tenaga kerja ini bertempat tinggal di komplek mereka,” ujar Gusti yang juga koordinator aksi. (Isw/lek)
Share on Google Plus

About Bulletin Journalist

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Posting Komentar