Sampaikan Nota Protes, Ketua Fraksi PDIP DPRD PALI Pertanyakan Kinerja Kepala DPMD

Poto : wawancara Ketua DPRD PALI H Asri Ag didampingi Ketua Fraksi PDIP sekaligus Wakil Ketua Komisi I DPRD PALI Hoirillah
PALI, BJ.COM - Ketua Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Hoirillah, melayangkan nota protes kepada Bupati PALI agar membina Kepala OPD Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), pada Rapat Paripurna Ke-VIII.

Setelah menuangkan kekecewaannya terhadap kinerja Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD). Hoirillah mengatakan bahwa tidak sepantasnya Kepala OPD menolak lembaga resmi untuk melakukan koordinasi terhadap stakeholder.

"Kami layangkan nota sebagai bentuk protes terhadap pelayanan di DPMD. Kami sayangkan, karena disini tidak ada komunikasi yang baik antar lembaga resmi dengan OPD", ungkapnya kesal berapi-api.

Dalam nota protes itu, kami meminta Bupati membina bawahannya dalam hal ini Kepala DPMD. Karena apa yang kami lakukan bentuk nyata kami dalam memperjuangan aspirasi rakyat", tandas Wakil Ketua Komisi I DPRD PALI itu, di Gedung Rapat DPRD PALI, Senin (16/3/2020).

Menurut Hoirillah Kepala DPMD dinilai kurang terbuka untuk diajak berkoordinasi terkait kinerja. "Saya mau berkoordinasi dengan Kepala DPMD PALI dalam menyelesaikan permasalahan pemilihan Badan Permusyawarahan Desa (BPD) di Desa Benuang Kecamatan Talang Ubi, namun saya ditolak mentah-mentah", ujarnya.

Dimana pada pemilihan BPD tersebut terdapat masalah, ada BPD terpilih dalam pemilihan yang telah dilaksanakan pada tanggal 25 Desember 2019 lalu, tetapi hingga pertengahan bulan Maret 2020 belum dilantik, terang Hoirillah.

"Adanya permasalahan itu, kami bersama panitia pemilihan serta BPD terpilih Desa Benuang datang ke kantor DPMD minggu lalu. Tetapi saat sampai, Kepala DPMD sedang ada tamu dan kami disuruh menunggu, hingga tamu itu keluar sekitar 20 menit kami menunggu, ada pemberitahuan dari salah satu staf DPMD, bahwa kami disuruh menghadap Kabid, bukan diterima langsung Kepala DPMD", kata Horillah.

"Atas kejadian ini kami berharap jadi contoh OPD lain untuk selalu terbuka menerima tamu. Terlebih saya ini wakil rakyat yang berkewajiban menyampaikannya aspirasi rakyat", tandasnya.

Pada permasalahan BPD di Desa Benuang, diakui Hoirillah, kurangnya sosialisasi dari pihak DPMD atas aturan atau Perda tentang pemilihan BPD.

Masalah pemilihan BPD bukan hanya ada di Desa Benuang saja, tetapi ada di beberapa desa mengalami hal yang sama. Kami sarankan kepada DPMD untuk mensosialisasikan aturan pemilihan BPD, jangan sampai sudah pemilihan baru disampaikan aturannya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten PALI, H Asri AG juga sebelum mengakhiri rapat paripurna juga menyinggung masalah kurang terbukanya pelayanan yang dilakukan Kepala DPMD.

"Kami berharap ini jadi pelajaran kita semua. Kami menginginkan DPMD secepatnya menyelesaikan permasalahan-permasalahan terkait pemilihan BPD", ungkap H Asri Ag.(rd)
Share on Google Plus

About Bulletin Journalist

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Posting Komentar