Polres MUBA Giat Operasi Bina Kusuma Musi 2020

MUBA, BJ.COM - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel)  Resor Musi Banyuasin (Polres Muba) terus melakuakan sosialisasi, penyuluhan Penerangan Masyarakat, Pembinaan dan Penyuluhan Problem Solving dalam rangka Operasi Bina Kusuma Musi Tahun 2020 dengan mengambil tema Mari Budayakan Gerakan Anti Premanisme, Prostitusi,  Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, Miras, Perjudian, Narkoba dan Kenakalan Remaja.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Musi Banyuasin AKBP YUDHI SURYA MARKUS PINEM,S.Ik Melalui KABAG OPS POLRES MUBA ERLANGGA, SE., MH. Jum’at, (14/03/20).

"Operasi Bina Waspada Musi 2020 bertujuan melindungi jiwa, harta dan benda masyarakat serta sarana dan prasarana umum. Memulihkan situasi Kamtibmas, memelihara kondisi damai dan harmonis serta terciptanya kondisi aman, tertib dengan indikator tidak adanya masyarakat dengan aliran menyimpang", ungkapnya.

"Kegiatan dilaksanakan mulai dari kamis kemarin dan kita mulai dari setiap sekolah – sekolah yang ada di Kabupaten Muba. Seperti halnya di halaman SMA Negeri 1 Sekayu, dan hari ini di Kecamatan Sanga Desa, Babat Supat dan selanjutnya di kecamatan-kecamatan dalam wilayah hukum polres muba", kata Erlangga.

KASAT BINMAS POLRES MUBA Marzuki, S.Sos mengatakan, "Sebelumnya telah kita laksanakan latihan pra operasi bina kusuma musi 2020 mapolres muba di ruang kommendcenter yang dipimpin langsung oleh Kapolres Muba YUDHI SURYA MARKUS PINEM,S.Ik", ujarnya.

Operasi ini Berdasarkan Surat Perintah Nomor :Sprin/ 294 / III /OPS.1.3 / : 2020 bahwa untuk kepentingan Tugas Kepolisian, kepada perwira, bintara sebanyak 22 orang disamping melaksanakan tugas dan tanggung jawab sehari – hari, ditunjuk sebagai personel yang mengawaki Operasi Bina Kusuma Musi- 2020 Polres Musi Banyuasin dimana sasarannya adalah masyarakat Musi Banyuasin berkonsep kegiatan mandiri oleh Polres dengan bentuk kegiatan Polmas dan penggalangan memberikan bimbingan atau penyuluhan terhadap masyarakat.yang akan dilaksanakan sejak 05 Maret 2020 s.d 24 Maret 2020 ( 20 hari).

“Generasi muda adalah aset bangsa yang harus dijaga, apalagi remaja atau pelajar sangat mudah dipengaruhi hal-hal negatif", ungkap Marzuki.

KASAT BINMAS POLRES MUBA juga menjelaskan bahwa , “Paham radikal dan aliran sesat sangat berbahaya bagi bangsa ini, sasaran empuknya adalah generasi muda yang masih sangat mudah terpengaruh. Berbagai cara dilakukan untuk menangkal paham radikalisme dan aliran sesat, salah satunya Polres Musi Banyuasin road to school dalam rangka Operasi Bina Kusuma Musi Tahun 2020”, tutupnya Marzuki.(Warto/rill)
Share on Google Plus

About Bulletin Journalist

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Posting Komentar