Lestarikan Kesenian Daerah, Bupati PALI Adakan Lomba Senjang

PALI, BJ.COM - Kebudayaan memegang peranan penting dalam kemajuan suatu daerah dan bangsa. Melestarikan dan  memajukan Kebudayaan Nasional Indonesia di tengah peradaban dunia  sebagai investasi untuk membangun masa depan, kebudayaan daerah dan tradisi merupakan kekayaan sebagai  identitas.

Beberapa cara yang dapat dilakukan oleh masyarakat khususnya PALI umumnya Sumatra Selatan (Sumsel)  untuk terus melakukan dan mendukung kelestarian budaya dan ikut menjaga budaya lokal.

Demikian diungkapkan Bupati PALI H Heri Amalindo yang diwakili oleh Ketua Panitia, Suaidi Yusuf  saat menghadiri acara lomba Kaesenian Daerah Senjang, memperebutkan Piala Ir H Heri Amalindo dalam rangka memperingati Hut PALI yang ke-7, di Balai Desa Raja, Kecamatan Tanah Abang, PALI, Jumat (13/3/2020).

“Selain di bidang pendidikan dan olahraga, kebudayaan juga sangat berperan dalam mengenalkan dan mengangkat suatu daerah,”ujarnya.

Oleh karena itu tidak ada kata terlambat untuk terus melestarikan budaya lokal terkhusus bagi generasi muda agar selalu aktif dan intens menggalakan mengampanyekan nilai-nilai dan melestatikan  budaya lokal.

“Kami berharap kegiatan-kegiatan seperti ini terus digalakan, selain dijadikan ajang silaturahmi juga menjaga dan melestarikan budaya lokal,” terangnya.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Effendi mengatakan Pihaknya sangat mendukung dan mengapresiasi kegiatan seperti ini guna untuk melestarikan budaya khas PALI ini.

"saya selaku dari leading sektor, sangat mendukung kegiatan seperti ini, karena dapat membuat nama baik suatu daerah dilihat dari Pendidikan, Pariwisata dan Budayanya," ungkapnya

Ditambahkan,Seniman yang juga berperan sebagai dewan juri, Sukriadi Usman mengungkapkan rasa gembiranya karena senjang yang merupakan kesenian daerah ini,kini dilestarikan kembali.

“kami dari seniman asli PALI, yang biasa performence di pulau jawa, apalagi leading sektor kami pak Effendi dari dinas Pariwisata hadir, memberikan apresiasi setinggi-tingginya apalagi bahwa sebenarnya senjang itu adalah asli PALI,” ucapnya.

Lanjut Sukri, seniman yang berasal dari kabupaten Pali dan berkarir di kota Kembang Bandung ini mengatakan dirinya merasa terpanggil untuk kembali melestarikan seni budaya senjang yang hampir punah.

“Sebagai seorang seniman yang lahir dan besar di Pali jiwa kami merasa tergerak untuk kembali melestarikan seni budaya senjang yang hampir punah tergerus oleh budaya-budaya dari luar,”ucapnya.

Ia pun berharap akan ada generasi muda  yang melestarikam kesenian senjang ini.

“Seni budaya adalah cermin kita,maka kami berharap akan ada generasi muda yang tergerak hatinya untuk melestarikan budaya kita terutama seni senjang,”tutupnya.

Dimana pada Lomba Senjang tersebut menghasilkan Juara :
1. Yeyen  dari Desa Lunas Jaya
2. Mat Ali dari Desa Tanah Abang
3. Amelia dari Desa  Curup(dhon)
Share on Google Plus

About Bulletin Journalist

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Posting Komentar