Pencapaian Pembangunan Infrastruktur Kabupaten PALI dari 13% Meningkat Hingga 85%

PALI, BJ.COM - Progres peningkatan pembangunan dan pencapaian Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), bidang infrastruktur, jembatan, kontruksi bangunan, kesehatan, pendidikan dan sosial telah mencapai 85% pada tahun 2019 atas kepemimpinan Bupati H Heri Amalindo.

Dari awal pemekaran pada tahun 2013 infrastruktur dan bangunan lainnya yang dimiliki daerah otonomi baru Kabupaten PALI hanya diangka 13%.

Hal demiakian diungkapkan Bupati PALI H Heri Amalindo, di kediamannya Jalan Merdeka KM10, Handayani Mulya Talang Ubi PALI, Kamis (16/1/2020).

Sejak dilantiknya Penjabat Bupati PALI H Heri Amalindo sebagai caretaker Bupati PALI 2013 yang lalu hingga dilantik defenitif 2015, Pemerintah Daerah melalui kebijakan Kepala Daerah terus menggenjot pembangunan bidang infrastruktur demi meningkatkan urat nadi perekonomian di PALI.

"Sering saya sampaikan kepada masyarakat, kenapa kami lebih mementingkan pembangunan infrastruktur dari pada perkantoran", ujarnya.

Artinya, jika jalan kita dari pedesaan hingga perkotaan sudah bagus, ekonomi akan cepat berputar dan hasil bumi, petani, pedagang lebih meningkat, terang Bupati.

Tahun 2019 Pemerintah telah meresmikan Polres PALI dengan demikian Samsat akan dikelola Pali artinya akan meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) yang baru, disamping itu pembangunan bidang kesehatan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) PALI yang akan diselesaikan tahun ini.

Upaya penyaluran air bersih juga dilakukan Pemerintah Daerah, dengan meningkatkan kapasitas pompa air di PDAM, pembangunan boster hingga pipa induk ditingkatkan, ungkapnya.

"Saya berangan, kedepan rumah sekolah dari SD, SMP, SMA sederajat akan memiliki pendingin ruangan (AC) setiap ruang belajar, agar anak-anak merasa nyaman dalam pelaksanan belajar mengajar dan merasa terpacu keinginan lebih maju", tutupnya.

Susi Efriana salah satu TKS asal Desa Tanjung Dalam Tanah Abang berkomentar, dulu sebelum jalan penghubung dari Desa Tanah Abang-Simpang Raja menuju Pendopo saya harus menginap karena jarak tempuh terasa jau dan jalan rusak parah, sekarang sejak dibangun jalan poros tersebut saya kerja di PALI pulang pergi dari rumah 30 menit saja, tuturnya.(red)
Share on Google Plus

About Bulletin Journalist

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Posting Komentar