Antrean Menumpuk Akibat Pelayanan Kurang Maksimal, Ini Tindakan PAUR BPKB Ditlantas Polda Jawa Barat

Poto : Suasana antrean di loket
Bandung, BJ - Animo masyarakat dalam menyabut program bebas Biaya Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) priode ke 2, dan penghapusan denda Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yang sudah memasuki bulan ke 2 masih terpantau ramai 

Sebut saja Atang, ia mengatakan, fasilitas yang disediakan Samsat Bandung Tengah menurutnya enak dan nyaman.

"Sayangnya tempat duduk masih kurang dibanding volume pengunjung, pelayanannya juga rentan rada kurang memuaskan dan maksimal, karna masih banyak yang belum mengerti dan butuh pengarahan", tutur Atang di Gedung Kantor Samsat Bandung Tengah, Jalan Kawaluyaan Raya Jatisari Kota Bandung, (08/08).

Atang berharap pelayanan maupun sarana-prasarana bisa lebih baik lagi. "Inti nya untuk Samsat se - Jawa Barat mudah-mudahan kedepan bisa lebih baik lagi", ungkapnya.

Kepala Cabang Samsat Bandung Tengah, Maulana Indra Wibawa ketika dihubungi melalui via Telepon Celluler nya mengatakan, "Saya lagi ada talkshow di Radio Dahlia", ujar Indra, Jumat (10/08).

Sedangkan Paur BPKB Ditlantas Polda Jawa Barat AKP Widia menanggapi hal tersebut. Ia menjelaskan bahwa petugasnya sudah maksimal dalam melayani Wajib Pajak (WP), bahkan di waktu jam istirahat pun pihaknya masih bekerja dalam pengecekan berkas.

Menurut Widia, "ia bersama anggota lainnya berkomitmen tidak ada kata keterlambatan dalam melayani WP. Kita harus lebih meningkatkan intensitas dalam pengecekan berkas".

"Kami melayani seperti simbol Kasubdit Regident dengan istilah 1001 macam pelayanan diberikan kepada WP, dalam memberikan pelayanan dari yang pertama sampai seterusnya harus sama", tutur Widia di Mapolda Jabar Jalan Soekarno Hatta Kota Bandung.

Menanggapi anterian yang terlihat tidak tertata rapih di depan loket BPKB. Menurutnya, mungkin karna petugas kita juga terbatas, jadi tidak begitu maksimal pelayanan di BBN 2, karna petugas kita juga dibagi-bagi, yang jelas begitu WP persyaratannya sudah lengkap kita layani dengan sebaik - baiknya.

Widia menambahkan, salah satu antisipasi anterian dipelayanan nanti akan kita tempatkan penambahan petugas, akan saya sampaikan juga ke Kasubdit Regident atau ke Kasi BPKB, ungkap Widia. Ia melanjutkan, bagaimanapun caranya pihaknya akan menghindari anterian yang lebih panjang lagi, akan kita tata ulang dan bagi-bagi tugas, mungkin sebelah kanan atau sebelah kiri karna petugas kita kan ada.

"Di Samsat itu ada tiga instansi Dispenda, Jasa Raharja dan Kepolisian, garda utama dalam pelayanan itu pasti polisi, karna polisi pelayanan terdepan. Mungkin dalam antrian harus ada kerjasama. Nanti akan kita koordinasikan baik itu dengan Dispenda maupun Jasa Raharja", tutupnya.(Sugianto)
Share on Google Plus

About Bulletin Journalist

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Posting Komentar