Curi Handpone Dua Unit Remaja Ini di Tangkap Polisi

Poto : Iswadi
Ogan Ilir, BJ - Sarofi (16) remaja asal Desa Simpang Pelabuhan Dalam ini akhirnya tidak dapat berkutik ketika petugas dari Unit Reskrim Polsek Pemulutan melakukan penangkapan terhadapnya, kemarin siang dirumahnya. 

Kapolres Ogan Ilir AKBP Gazali Ahmad SIk MH, melalui Kapolsek Pemulutan AKP Zaldi SH, MSi didampingi Kanit Reskrim Ipda Adrian Chandra, SH kepada awak media mengatakan, Hari Rabu tanggal 27 Juni 2018 sekira 02.00 wib Unit Reskrim Polsek Pemulutan telah melakukan ungkap kasus pencurian dengan pemberatan di Desa Simpang Pelabuhan Dalam Kecamatan Pemulutan.

Pencurian dengan pemberatan tersebut terjadi  pada Senin 25 Juni 2018 sekira pukul 02.00 wib di desa SPD Kecamatan Pemulutan,Ogan Ilir. Tiga unit handphone milik korban  Muallimin bin abdul Aziz diembat tersangka Sarofi ketika korban sedang terlelap tidur. Diketahui pelaku masuk dari pintu belakang rumah korban yang tidak terkunci, lalu mengambil 3 unit handphone milik korban yang diletakkan di atas meja dekat kulkas. Akibat kejadian tersebut,  korban mengalami kerugian sebesar Rp. 5.000.000 (lima juta rupiah).

Kronologis penangkapan,  penangkapan terhadap pelaku pada hari Rabu tanggal 27 Juni  2018 sekira pukul 02.00 wib, ketika unit Reskrim Polsek Pemulutan sedang melakukan patroli Hunting  antisapasi 3C.
Mendapatkan informasi mengenai keberadaan pelaku dari korban. Kemudian dengan informasi ini personil Polsek Pemulutan langsung melakukan penyelidikan, terhadap kebenaran informasi tersebut.

Selanjutnya sekira pukul  03.00  wib. Tim Crocodile opsnal Polsek Pemulutan melakukan penangkapan dan berangkat menuju ke rumah  tersangka, 
"Saat  dilakukan pengrebekan tersangka berusaha melarikan diri dan dengan bantuan masyarakat pelaku dapat tertangkap,"ujarnya. 

Masih kata Zaldi, setelah langsung dilakukan penggeledahan terhadap badan dan pakaian tersangka, dari saku kiri celana yang digunakannya ditemukan 1 unit Hp Samsung Grand Neo warna putih. 
Dan tersangka mengakui bahwa benar hp tersebut di ambil tersangka dari rumah saksi korban Muallimin.

"Selain melakukan pencurian dirumah Mualimin, tersangka juga, mengakui telah melakukan pencurian di rumah saksi korban Muksin pada hari Rabu tanggal 16 Juni 2017, berupa rokok dan uang, dengan total kerugian saksi Rp. 1.000.000 ( satu juta rupiah ),"terangnya. 

Dari hasil oenangkapan twrsebut petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa1 unit hp. Samsung warna putih, 1 buah kotak Hp Samsung Galaxy J1, 1 buah kotak Hp Asus Fonefad 7.

Kemudian pelaku, berikut barang bukti langsung dibawa ke Polsek Pemulutan untuk dilakukan pemeriksaan untuk proses penyidikan.

"Karena telah melawan hukum melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan maka pelaku akan dikenakan Pasal 363 ayat (1) KUHPidana  dengan pidana penjara paling lama lima tahun,"pungkasnya. (Gheka Iswadi)
Share on Google Plus

About Bulletin Journalist

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Posting Komentar