Assisten I H Rusli Tegaskan PT Mitra Ogan Segera Selesaikan Sengketa

Foto : Warto/bulletinjournalist.com
Muba BJ - Menindaklanjut hasil rapat dengar pendapat (RDP) para warga di ruang rapat badan musyawarah DPRD Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) beberapa waktu lalu mengenai tuntutan warga dari 10 desa di Kecamatan Batanghari Leko yg meminta lahannya dikembalikan dari PT Mitra Ogan.

PT Mitra Ogan diketahui adalah perusahaan yang bergerak dibidang perkebunan kelapa sawit, mengelolah dan mengeruk hasil lahan eks bumi Kecamatan Batanghari Leko.

Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin menjadi moderator atau penengah rapat penyelesaian sengketa lahan masyarakat dengan PT. Mitra Ogan, Kamis (25/05).

"Seluruh pihak terkait untuk segera menindaklanjut masalah kebun plasma milik warga yang dikelola oleh PT Mitra Ogan, agar tidak menimbulkan permasalahan di kemudian hari", terang Assisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat H Rusli SP MM yang sekaligus memimpin rapat itu.

Pemkab Muba sudah membentuk Tim dan akan mulai bekerja untuk menyelesaikan masalah yang ada kata H Rusli, secepatnya ditindak lanjuti agar tidak terjadi konflik di kemudian hari, sambungnya.

Rusli menegaskan bahwa pengumpulan data paling lambat diserahkan tanggal 31 Mei 2018 mendatang yang sudah dilegalisir oleh Kecamatan.

Kabid Kelembagaan dan Usaha Dinas Perkebunan Ir Mura MM menambahkan, pihaknya sudah membuat langkah pelaksanaan pengumpulan data dan akan dilaksanakan pengecekan dari tim verifikasi.

Menanggapi hal tersebut Perwakilan Tim Direksi PT Mitra Ogan Bambang Efendi mengatakan, bahwa pihaknya akan berkoordinasi lagi mengenai tuntutan warga serta tenaga kerja maupun panen kebun, untuk mengambil dari masing-masing Desa dan akan dikoordinasikan melalui Kepala Desa wilayah bersangkutan.(BJ/Wrt)
Share on Google Plus

About Bulletin Journalist

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Posting Komentar