Amankan Ratusan Senpi Polres Muara Enim Gelar Press Conference Ops Musi 2018

Poto : Aji Muhammad/bulletinjournalist.com
Muara Enim, bulletinjournalist.com - Sepanjang tahun 2018 Polres Muara Enim berhasil mengamankan Senjata Api Rakitan Laras Panjang dan Pendek sebanyak 197 senpira yang diserahkan langsung oleh masyarakat Muara Enim dan PALI.

Dalam Press Conference ops Senpi Musi Tahun 2018 Polres Muara Enim, Kamis (31/5/2018) Pagi. 

Polres Muara Enim AKBP Afner Juwono, SH, SIK, MH mengatakan, Bahwa Senpi yang di serahkan oleh masyarakat sebanyak 197 senpi laras panajang maupun laras pendek. 

Tentunya, Hal ini merupakan adanya pengertian dari masyarakat kita Khususnya Muara Enim dan PALI untuk menyerahkan senpi tersebut.

"Ada 15 tersangka yang dapat kita amankan tiga diantaranya masih di rumah sakit, " ujar Kapolres AKBP Afner, terkait kasus kekerasan dan penggunaan senjata api yang tidak dilengkapi dengan dokumen dan surat izin.

Dikatakannya, Untuk Polda Sumsel ada 11 kasus dan Muara Enim serta Kabupaten PALI ada 4 kasus terhadap Senpi ini. 

"Penyerahan Senpi tersebut Masyarakat banyak menyerakannya melalui Kades ataupun Camat, Danramil, Kadus," imbuhnya.

Afner juga menambahkan, Sesuai data dari Polda Sumsel periode semester 1 tahun 2018 menduduki peringkat 1 kejahatan curas menggunakan senpi. 

Aksi para pelaku kejahatan yang meresahkan dan menggangu stabilitas kamtibmas ini tentu memerlukan penanganan serius dari semua pihak khususnya aparat penegak hukum. 

"Hasil secara keseluruhan selama Operasi Senpi Musi 2018, Polres Muara Enim dan PALI telah berhasil mengamankan 15 tersangka 216 senpira, dan 21 Amunisi Aktif, " ungkapnya.

Afner juga mengatakan, Adapun Tersangka yang berhasil diamankan Ada 15 tersangka yakni, 12 tersangka kepemilikan senpi, 1 tersangka Home Industry senpi, dan 3 tersangka Curas dengan senpi. 

Lanjutnya, Barang Bukti yang diamankan 18 Senjata Api Rakitan, 19 Amunisi Aktif, 18 butir timah, dan 1 botol bubuk mesiu, paparnya. 

Ia juga menghimbau, Kepada masyarakat Kabupaten Muara Enim dan Kabupaten PALI agar kiranya ada masyarakat masih memiliki atau menyimpan senjata api agar menyerahkan secara sadar kepada aparat kepolisian. 

Kepemilikan senjata api dan penyalahgunaan senjata api merupakan suatu kejahatan dan dapat dipidana yaitu dengan ancaman hukuman mati, hukuman penjara seumur hidup, atau hukuman penjara maksimal 20 tahun. Apabila masyarakat mengetahui kepemilikan senjata api atau penyalahgunaan senjata api harap segera melapor kepada aparat kepolisian terdekat. 

"Mari secara bersama-sama kita ciptakan kamtibmas yang kondusif diwilayah Kabupaten Muara Enim dan Kabupaten PALI", tukasnya.(Aji)
Share on Google Plus

About Bulletin Journalist

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Posting Komentar