Korosi, Pipa Pertamina Adera Bocor Lagi

PALI, BJ - Perusahaan yang bergerak dibidang Minyak dan Gas (MIGAS) milik PT. Pertamina EP Asset 2 Field Adera yang beroperasi diwilayah  Penukal Abab, Kabupaten PALI Propinsi Sumatera Selatan kembali mengalami kebocoran di line Dewa 50,54 akibat mengalami korosi dan mengeluarkan minyak mentah.

Kejadian tersebut hingga tiga kali dititik yang sama, dalam kurun waktu kurang lebih enam bulan di Desa Simpang Tiga Babat Kecamatan Penukal tepatnya di kebun milik Bapak Ran (49th)  warga Desa Babat Kecamatan Penukal Kabupaten Pali.

Ran menuturkan kepada wartwan kejadian pertama  sekitar bulan Mei 2017 lalu, waktu terjadi kebocoran tidak diketahui oleh saya, dan selang beberapa hari terlihat bekas sambungan atau kelam pipa Line Dewa 50,54, dan itupun kami tidak diberi tahu sama sekali oleh pihak Perusahaan.

Kejadian kedua pada bulan Oktober 2017 ditik yang sama, sambung Ran, sempat di adakan mediasi dan negosiasi antara kami dengan Perusahaan dan disaksikan oleh Pemerintah Desa setempat, kemudian di lokasi tersebut sempat dibersihkan oleh perusahaan.

Ketiga kalinyaa terulang kembali kebocoran pada Rabu 24/04/2018 di titik yang sama persis waktu kebocoran pertama dan kedua pipa Line Dewa 50,54 dan masih banyak ceceran minyak tumpah dan oleh perusahaan cuma di tutup dengan tanah alakadarnya dan pipa yang bocor cuma di disambung di kasi kelam saja, tuturnya.

"kerugian kami saat ini, belum bisa diperkirakan yang jelas tanaman kalitus yang kami tanam ada beberapa yang miring diduga penyebabnya oleh pihak perusahaan ketika menimbun bekas ceceran minyak tersebut, dan cecerannya masih terlihat ada beberapa genangan di perkebunan saya," tandasnya.

Sementara kepalak Desa Simpang Tiga Babat Artikadi menuturkan pihaknya sejau ini sudah mendapat laporan dari warga yang terdampak limbah, dalam waktu dekat pihaknya akan mengadukan hal ini ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH), terangnya.

Ketika para pencari berita bersama Kepala Desa persiapan Simpang Tiga Babat Artikadi pada sabtu 28/04/2018 terjun kelokasi kejadian, melihat masih ada bekas ceceran minyak akibat pipa bocor di Area Dewa 50,54 di kebun milik saudara Ran warga Desa Babat dan terlihat bekas timbunan tanah yang menutupi tumpahan minyak mentah milik Pertamina Adera, dan ada beberapa genangan bekas tumpahan minyak mentah tersebut.

Terpisah Field Manager FM Heri Widodo melalui Humas L & R Pertamina Adera Rista membenarkan, adanya pipa Line Dewa 50,54 di Desa Simpang Tiga Babat Kecamatan Penukal Kabupaten PALI mengalami kebocoran kemungkinan akibat Korosi dan perusahaan sudah mendapat laporan dari pemilik kebun, sejau ini pihak perusahaan suda menanggulangi kebocoran dengan menutup tumpahan minyak supaya tidak menyebar kemana-mana, ujarnya.

"Masalah pembersihan tumpahan minyak, pihak kami belum diperkenankan untuk memebersihkan tumpahan minyak dikarenakan pemilik kebun belum mengizinkan, sebelum adanya mediasi antara perusahaan, ganti rugi oleh perusahaan kepada pihak yang terdampak", jelasnya.

Menrurut Rista pipa yang sudah mengalami kebocoran hingga tiga kali dititik yang sama, masalah layak atau tidak itu urusan produksi,, pendapat saya kalau pipa masih digunakan berarti masih layak, tandasnya. (ds/01)
Share on Google Plus

About Redaksi

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Posting Komentar