Ditemukan Luka Bagian Kepala, Korban Tewas di Air Itam Diduga Kena Dor


PALI, BJ.COM - Diduga korban pembunuhan warga Desa Air Itam ditemukan tewas bersimbah darah di perkebunan karet milik Putra warga Dusun V Desa Air Itam, Kecamatan Penukal, Kabupaten PALI, Senin malam sekira 20:00 (23/01/2023).

Korban atas nama Redi Bin Wik (31), berjenis kelamin Laki-laki warga Dusun V Desa Air Itam Barat, Kecamatan Penukal Kabupaten Pali, terang Kapolres PALI AKBP Khairu Nasrudin, SIK, MH, melalui Kasat Reskrim IPTU Yudhistira, SIK, STr.K.

Barang bukti yang berhasil ditemukan di TKP adalah (Satu) bungkus rorok merek Esse Change warna biru, 1 (Satu) buah botol minuman mineral merk Aqua, 2 (Dua) buah minuman Puply Orange, 1 (Satu) konci motor merek Honda dengan mainan boba, dan 1 (Satu) pasang sendal milik korban. 

"Kronologis kejadiannya bermula pada Senin (23/01/2023), sekira pukul 15.00 WIB, saat korban nongkrong di toko milik Yi, bertempat di Muara Ritam, Desa Air Itam Kecamatan Penukal Kabupaten PALI, kemudian sekira pukul 15.44 WIB, korban lalu menelpon saudara A Bin H, untuk memesan air mineral 1 (satu) botol merk Aqua, Puply Orange 2 (dua) botol serta uang 5 (lima) juta, kemudian saudara A Bin H mengantarkan minuman tersebut di persimpangan arah TKP, dan menyerahkan minuman bersama uang 5 (lima) juta tersebut kepada korban, selanjutnya korban masuk kedalam hutan arah TKP dan A Bin H pun pulang," papar Kasat Reskrim IPTU Yudhistira, SIK, STr.K.

Tepat pada pukul 16.00 WIB, istri korban menghubungi korban namun HP korban tidak aktif sampai pukul 19.30 WIB, dikarenakan korban tidak pulang kerumah dan handphone-nya tidak aktif, sehingga keluarga korban mencari keberadaan korban.

"Pada pukul 20.00 WIB korban ditemukan oleh saksi satu di TKP dalam kondisi telentang, dalam keadaan bersimbah darah dan terdapat luka di bagian atas kepala," lanjutnya.

Setelah menerima laporan, pihak institusi Kepolisian segera mengambil langkah Personil Polres Pali dan Polsek Penukal Abab langsung mendatangi TKP Penemuan mayat Laki-Laki tersebut, memasang Police Line di TKP, mengecek kondisi mayat, mengumpulkan barang bukti (BB), interogasi Saksi-saksi dan Pulbaket di seputaran TKP. 

"Berdasarkan keterangan awal dari para saksi serta masyarakat pada saat di TKP, tidak ada satupun orang yang berada di dekat Almarhum Redi BIN Supawi, sepeda motor yang dipakai korban pun tidak ada, dugaan sementara korban meninggal dunia akibat dibunuh, namun untuk motifnya masih dalam proses pendalaman dan jenazah korban pada saat ini sudah dibawa ke Rumah Sakit RSUD Umum Kecamatan Talang Ubi untuk dilakukan V.E.R," pungkas Kapolres melalui Kasat Reskrim Polres Pali.(red)
Share on Google Plus

About Bulletin

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Posting Komentar