Hendra Alias Een Di Tagkap Mapolsek BayLen Setelah Lakukan Penganiyayaan


Muba, Bj.com - sekayu. Polda Sumsel. Setelah sekira satu Minggu dalam  pelariannya karena melakukan penganiayaan Hendra Als Een (28) ditangkap oleh tekab#204 Polsek Bayung Lencir dibawah pimpinan Iptu Eko Purnomo SH.MH, tepatnya pada hari Minggu(18-12-2022) di desa pulai gading kecamatan Bayung lencir dirumah pelaku.

Sebagaimana dilaporkan oleh korban Fikri Riansya (27) bahwa pada hari Minggu(11-12-2022) sekira pukul 21.00 wib di dalam ruang pos bumdes dsn 1 desa pulai gading kecamatan Bayung lencir telah terjadi peristiwa penganiayaan terhadap korban  yang dilakukan oleh Hendra Als Een dengan cara membacok korban  sebanyak dua kali yang mengakibatkan korban menderita luka bacok pada bahu sebelah kanan dan punggung sebelah kiri, dimana sebelumnya korban dijemput dengan menggunakan sepeda motor oleh pelaku dirumahnya di pulai gading dan diajak ke simpang empat dekat pos bumdes, dan sesampainya di simpang empat tersebut pelaku marah-marah kepada korban dan langsung mendekati korban sambil membawa parang lalu membacok korban, dan setelah korban terluka pelaku langsung pergi meninggalkan korban.

Kapolres Muba Akbp Siswandi Sik SH MH melalui Kapolsek Bayung Lencir Iptu Deby Apriyanto SH membenarkan adanya penangkapan tersebut, setelah adanya laporan dari korban, unit Reskrim Polsek Bayung Lencir langsung menindak lanjutinya dengan mengumpulkan alat bukti serta melakukan penyelidikan keberadaan pelaku, yang kemudian setelah diketahui keberadaan pelaku yang informasinya ada dirumahnya langsung memerintahkan Kanit Reskrim untuk melakukan penangkapan terhadap pelaku, yang kemudian pada Minggu(18-12-2022) pelaku berhasil ditangkap dan dibawa ke Polsek Bayung lencir untuk proses penyidikan atas perkaranya, dan terhadap tersangka dikenakan pasal 351 ayat (2) KUHP tentang penganiayaan yang ancaman hukumannya selama 5 tahun penjara, ungkapnya.

Deby juga menambahkan bahwa sebab  terjadinya penganiayaan tersebut menurut pelaku karena kesal korban punya hutang ketika ditagih tidak mau bayar, sementara korban merasa tidak punya hutang kepada pelaku, tambahnya.(wart)

Share on Google Plus

About warto

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Posting Komentar