Rumah Dadang Roboh, Sudah 5 Hari Kejadian Pemerintah Di Duga Tidak Respon


Sekayu, bj.com - Sungguh sangat malang dan mengenaskan musibah yang di alami Dadang beserta anak dan istrinya, hidup sudah numpang di rumah orang yang tidak di huni lagi, namun musibah menghampirinya, lantaran angin yang gak begitu deras rumah tersebut roboh 5-oktober-2022

Rumah yang di tunggu Dadang berada di jalan talang selarai RT 25 RW, 07.kelurahan Balai Agung kecamatan Sekayu kabupaten Musi Banyuasin Sumatra Selatan.


Dari keterangan Dadang sebelum kejadian rumah itu roboh, Dadang tidak ada di rumah. yang ada cuman anak istrinya saja, dan anak nya lagi tidur di dalam kamar waktu kejadian robohnya rumah tersebut, Alhamdulillah Tuhan masih melindungi keluarga Dadang sehingga anak nya tidak apa apa dan tidak ada korban jiwa.

Pada saat Dadang di bincangi awak media bulletinjournalist.com mengatakan kami berdomisili di talang selarai ini selama kurang lebih 8 tahun pak, lantaran kehidupan yang kurang begitu menjamin dan serba kekurangan maka kami tempat saja numpang numpang di pondok atau di rumah orang yang di tinggal, sudah tidak di huni lagi,

Lanjut Dadang kami tinggal hanya 3 beranak inilah aku. Istriku dan anak ku 1 inilah, harapan saya kepada pemerintah kabupaten Musi banyuasin karena kami keadaan tidak mampu dan miskin, semoga bisa membantu kami, dan kami bantuan apapun belum pernah dapat, tuturnya.


Sementara itu Menurut keterangan Ketua RT, setempat Suder, bahwa sehabis kejadian rumah Dadang roboh tersebut kami selaku RT setempat sudah melapor ke kelurahan Balai agung dan laporan kami sudah di terima oleh kasi pemerintahan akan tetapi sampai saat ini belum ada respon atau bantuan untuk Dadang, dan di dalam rumah Dadang separoh lebih sudah di genagi air.

Lanjut suder walaupun Dadang tersebut belum ber KTP, dan KK talang selarai tapi dirinya sudah lama tinggal di sini, sepaling tidak pemerintah harus ada sifat kemanusiaan, bahkan sampai saat ini Dadang juga masih menuggu rumah yang roboh tersebut, apa bila hujan lebat lagi di perkirakan rumahbdadang sudah tidak bisa di huni lagi, dan dia harus  tidur di rumah orang.jelas suder,(Warto)




Share on Google Plus

About Redaksi

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Posting Komentar