Ada Kecurangan Pencoblosan Surat Suara di Sidang Sengketa Pilkades Desa Bagan Asahan


Asahan, BJ.com-Dinas PMD Kabupaten Asahan hari ini menggelar persidangan terkait Dicoblosnya 2 surat suara Oleh Ketua PPS TPS 1 di pemilihan calon kepala Desa Bagan Asahan, Kabupaten Asahan.

Persidangan sengketa Pilkades Desa Bagan Asahan, Kabupaten Asahan hari ini di laksanakan di ruang sidang penyelesaian sengketa Dinas PMD Kabupaten Asahan, Jalan WR Supratman, Kelurahan Mekar Baru, Kabupaten Asahan, Rabu(28/9/2022)

"Kami sebagai kuasa hukum ingin menyampaikan kepada Panitia Penyelesaian Sengketa Pilkades Kab.Asahan di Dinas PMD Asahan, agar membatalkan 2 surat suara yang sengaja di coblos oleh ketua panitia KPPS TPS 1 di Desa Bagan Asahan" ujar Afif SH, Selaku Kuasa Hukum dari Pemohon.

Dua surat suara yang dengan sengaja di coblos itu juga di akui oleh Ketua KPPS TPS 1 Desa Bagan Asahan, dengan adanya surat keterangan atau pernyataan bahwa benar, 2 surat suara yang sengaja di coblos itu karena kekeliruan dan kesalahan oleh Ketua dan Anggota panitia 

"Saya sebagai pemohon berharap dengan permohonan yang kami layangkan ke Dinas PMD Asahan, agar pihak PMD membatalkan 2 surat suara yang dengan sengaja dicoblos oleh ketua KPPS TPS 1 tersebut dan membatalkan keputusan panitia pemilihan kepala desa yang telah memenangkan calon kepala desa lain" ucap Ruslan calon Kades no urut 1 dalam hal ini Pemohon. 

Sidang sengketa pilkades hari ini di pimpin langsung oleh Edi Sukmana , Selaku ketua panitia penyelesaian sengketa pilkades Kabupaten Asahan .

Kamis, 29/9/2022 Dinas PMD Asahan akan melanjutkan tahap persidangan selanjutnya, yaitu menghadirkan para saksi saksi Terkait dalam sengketa pemilihan kepala Desa Bagan Asahan.

Ustadz Al Ghazali Siregar yang menghadiri dan menyaksikan jalannya persidangan berharap semoga Kita semua takut kepada Allah SWT, Karena Persidangan hari ini, merupakan persidangan didunia saja, masih ada persidangan Allah dikemudian hari kelak, Jika Keadilan tidak benar2 ditegakkan dengan seadil-adilnya.

Karena mengingat Posisi Ruslan merupakan Calon Kades yang dizolimi, yang seharusnya Beliau Menang dengan selisih 1 Suara, Dizolimi sehingga berubah menjadi Kalah karena 1 Suara.(Mk)
Share on Google Plus

About Redaksi

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Posting Komentar