ADA APA DENGAN KEPALA SEKOLAH SMA Negeri 4 SEKAYU DI DEMO SISWA SISWINYA


Sekayu, bj.com - di himpun berita  dari media lapartanews.com Lebih dari 400 siswa-siswi SMAN 4 Sekayu, Kabupaten Muba, Senin, 12/09/'22 melakukan aksi unjuk rasa di halaman depan sekolah yang terletak di jln Selarai, Kelurahan Balai Agung, Kecamatan Sekayu, Kabupaten Muba.

Aksi damai siswa yang diduga juga telah didukung oleh sebagian besar guru serta tenaga kependidikan SMAN 4 Sekayu ini, aksi ini dipimpin oleh Baharuddin selaku koordinator lapangan merangkap koordinator aksi.


Dalam aksinya kerumunan massa yang masi dibawah 18 tahun tersebut tak henti-hentinya berteriak agar kepala sekolah mereka mundur dari jabatannya.

Dibincangi sejumlah awak media, Bahar, panggilan  akrab Baharuddin ini mengatakan alasan mengapa mereka melakukan aksi unjuk rasa.

"Ungkapnya bahwa Beliau selaku (kepala sekolah) tidak mencerminkan sebagai pemimpin yang baik. Setiap hari kepala sekolah kami memaki maki para siswa dengan kata-kata yang kotor, kasar dan sangat tidak patut diucapkan, seperti misalnya "Dasar besar kepala otak kecil", "Kentutku lebih bagus suaranya daripada suaramu".

Beliau juga sering bertengkar dengan guru-guru yang lain, baik di SMA 4 ini maupun di beberapa sekolah di mana beliau pernah mengajar, misalnya di SMK 1 Sekayu, di SMA 3 Lumpatan, di SMA 2 Babat Toman,  demikian lanjut Bahar.


"Kepala sekolah kami ini pernah memungut uang kepada seluruh siswanya (sekitar 460 orang)  sebesar 130 ribu rupiah persiswa untuk pengecoran lapangan upacara," katanya sambil menunjukkan kwitansi pembayaran 130 ribu rupiah atas namanya sendiri.

Uang infak yang dikumpulkan para anggota OSIS setiap hari Jum'at, yang tujuannya untuk kegiatan keagamaan atau kegiatan ibadah, pernah diminta kepala sekolah untuk keperluan pribadi ke Palembang.

"Dibawah kepemimpinan pak Umzah (kepala sekolah) rombongan siswa SMAN 4 Sekayu, sudah dua kali berkelahi dengan rombongan siswa SMK 2 dan SMK 3 Sekayu, dan besoknya pak Umzah mengatakan dihadapan seluruh siswa bahwa beliau benar-benar gagal sebagai pemimpin. Padahal sebelumnya beliau mengatakan akan mengundurkan diri kalau gagal membawa kemajuan bagi sekolah yang dipimpinnya," tegas ketua OSIS SMAN 4 Sekayu ini.

Sementara itu dilangsir dari media lapataranews.com  ketika awak media beserta beberapa rekan hendak menemui kepala SMAN 4 Sekayu, Umzah, S.Pd, M.Pd untuk meminta tanggapan, yang bersangkutan tidak siap untuk ditemui.

Kami diterima oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Iwan Kurniawan dan Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas, Tri Aulia. Kedua wakil kepala sekolah ini sepakat mengatakan tidak dapat memberikan tanggapan karena merasa tidak berkompeten dan takut salah, ujar mereka. 

Sementara itu ke esokan hari nya tanggal 13/9/2022, berdasarkan berita yang sudah viral awak media bulletinjournalist.com menindak lanjuti ke Sekolah SMA 4 Sekayu untuk minta tanggapan oleh kepala sekolah, akan tetapi KS nya lagi rapat dengan Kabid  Dinas pendidikan dari Propinsi Sumatra Selatan, hingga berita ini di tayangkan belum bisa ketemu dengan kepala sekolah SMA 4 Sekayu.(warto)


Share on Google Plus

About Redaksi

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Posting Komentar