"https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi2lu2MGirCPCztiSNyJTVM0dFw50Zf0cDEGgHPXeKxdNtrK7g49LufEzPosEcgU4wLMg8yjcUqvtBWTShVZARwExEmUp84qsaWaxnNDWt8_T6bVx6byf6C9rUo4Apm1gCWV0h07kCaHYtnyQrxdCPtPHm9mKsl40CnZ-upyVBiQ2MYMNiCAE2Wf8SB/w640-h106/Website-1.jpg" />

Kepala Desa Tanjung Kurung Terancam Masuk Penjara Gegara Cekik Wartawan


PALI, BJ.COM - Disinyalir karna tidak terima dilaporkan ke Polres, oknum kepala Desa Tanjung Kurung Kecamatan Abab Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), mencekik Kaisar Napoleon, seorang jurnalis yang sekaligus Pimpinan Redaksi sala satu Media online, yang ada di Kabupaten PALI.

Menurut Kaisar Napoleon, hal itu terjadi saat beliau berempat Baru Sampai  di parkiran Polres PALI pada Kamis (09/06), tiba-tiba oknum Kades Tanjung Kurung  menghampiri Mobil yang dikendarainya dan menggedor kaca ketika kaca dibuka, oknum Kades langsung  mencekik dirinya yang saat itu masi berada dalam mobil.

Kaisar Napoleon mengatakan, berawal saat dirinya mengawal kasus pengaduan istri oknum Kepala Desa yang merupakan Saudarinya terkait kasus pasal 279 KUHP, setiba di parkiran oknum Kades Tanjung Kurung mendatangi mobil sambil mencekik dirinya.

Sembari berkata (denge Ndak meras Enda yek terkait kasus ikak) saat itu saya di cekik tapi masih sempat mengatakan, (Sabar kando Aku dengan Enda ni keluarga dak getek ceritanye Ndak meras), ujar Kaisar menceritakan kepada beberapa media.

Kaisar juga menambahkan, Hubungannya dan istri Kepala Desa merupakan keluarga dan memang sepantasnya saling tolong menolong, "tidak lain karena ada ikatan keluarga, merasa terpanggil saat ayunda kami Enda minta saya kawal kasusnya di Polres PALI, atas tuduhan kades saya memeras istrinya itu tidak benar, Ujar Kaisar.

Kaisar sangat sesalkan kejadian ini mengingat beliau adalah pejabat publik, yang tidak seharus nya bersikapt arogan, mestinya menjadi contoh yang baik bagi warganya  begitu juga pada masyarakat  pada umumnya dan terkait hal ini saya pribadi akan Melaporkan permasalahan ini ke Polres Pali, tutupnya.

Ditempat yang sama Hamsaroni, Selaku saksi membenarkan kejadian ini, beliau mengatakan disaat kami berempat masi didalam mobil Kades mendatangai koban sambil menggedor-gedor pintu dan langsung mencekik korban, ungkapnya.

Begitu juga yang di sampaikan oleh Enda Apriyani (32) saya Selaku istri sah Kepala Desa Tanjung Kurung di saat ini memang ada permasalahan dengan beliau, saya memang benar meminta saudara saya Kaisar untuk mendampingi saya mengurus persoalan saya ke Polres PALI terkait pasal  kejahatan terhadap perkawinan.

"Baru beberapa saat kami sampai  di parkiran Polres PALI, Kades mendatangi kami berempat di dalam mobil dan langsung mencekik Kaisar, Saya merasa kasihan dengan saudara saya Kaisar gara gara membantu saya beliau menjadi korban kemarahan suami saya, padahal  beliau tidak memintak apa apa pada saya karena keterkaitan keluarga dan saya yang meminta Kawal kasus ini," tutupnya.

Sementara itu Kepala Desa Tanjung Kurung, saat dikonfirmasi via WhatsApp pribadi nya, untuk dimintai keterangan terkait hal tersebut, hingga saat berita ini diterbitkan belum memberikan jawaban.(wrt)
Share on Google Plus

About Redaksi

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Posting Komentar