"https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi2lu2MGirCPCztiSNyJTVM0dFw50Zf0cDEGgHPXeKxdNtrK7g49LufEzPosEcgU4wLMg8yjcUqvtBWTShVZARwExEmUp84qsaWaxnNDWt8_T6bVx6byf6C9rUo4Apm1gCWV0h07kCaHYtnyQrxdCPtPHm9mKsl40CnZ-upyVBiQ2MYMNiCAE2Wf8SB/w640-h106/Website-1.jpg" />

Jelang Idul Fitri 1443 H Pasar Desa Babat PALI Ramai Pembeli


PALI, BJ.COM - Pasar tradisional di Desa Babat Kecamatan Penukal, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), diserbu para pengunjung yang berbelanja untuk persiapan Idul Fitri 1443 H, sehingga bikin macet mengunjung, Minggu, (1/5).

Sudah menjadi tradisi yang melekat di masyarakat terutama umat muslim di wilayah Bumi Serepat Serasan setiap jelang hari raya Idul Fitri mempersiapkan hari kemenangan setelah menjalankan ibadah puasa selama sebulan penuh dengan menghidangkan makanan spesial juga memakai baju serba baru. 

Tak ayal, dalam mempersiapkan lebaran itu, masyarakat pun menyerbu pasar-pasar terdekat untuk berbelanja dalam memenuhi kebutuhan saat lebaran nanti. 

Para ibu rumah tangga pada umumnya yang berbelanja di pasar itu dengan berbagai macam kebutuhan lebaran dibeli, mengingat lebaran yang tinggal menyisakan satu hari lagi.

Salah satu pasar tradisional yang padat di kunjungi yaitu pasar tradisional yang biasa disebut Pasar Kalangan ini ada di Desa Babat Kecamatan Penukal Kabupaten PALI setiap hari minggu, tumpah ruah oleh pengunjung membuat akses jalan begitu padat.

"Lebaran tahun ini kami harus mengeluarkan uang lebih lantaran harga kebutuhan pokok serba naik," ujar Redi, salah satu pengunjung pasar asal Babat.

Keluhan sama disampaikan Sella ibu dua anak ini, warga asal Desa Air Itam yang sengaja jauh-jauh datang ke pasar Babat untuk berbelanja dengan harapan harganya lebih murah dibandingkan di pasar kalangan di Desanya.

"Harga sama saja mahal, malah harga, ayam, ikan minyak goreng, dan telur sepertinya naik lagi. Kami harapkan adanya upaya pemerintah untuk menekan harga kebutuhan pokok. Karena biasanya setelah sesuadah hari raya harga masi tidak ada penurunan, harga bahan pokok tidak ada penurunan," pintanya.

Terpantau di lapangan, lalulintas pasar ada kemacetan sedikit, mengungat pengunjung pasar sangatlah padat, karna parkir roda 4 ataupun roda 2 terparkir pada tempatnya, sudah diatur oleh Linmas Desa Babat.

Kami pengurus parkir sudah dihimbau oleh Kepala Desa Babat, mengenai parkir di pasar, harus pada tempatnya, yang kendaraan roda 4 ataupun roda 2 ada tempatnya, ataupun kendaraan pedagang di pasar, kata Aswan Linmas Desa Babat. (Jon)
Share on Google Plus

About Redaksi

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Posting Komentar