"https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi2lu2MGirCPCztiSNyJTVM0dFw50Zf0cDEGgHPXeKxdNtrK7g49LufEzPosEcgU4wLMg8yjcUqvtBWTShVZARwExEmUp84qsaWaxnNDWt8_T6bVx6byf6C9rUo4Apm1gCWV0h07kCaHYtnyQrxdCPtPHm9mKsl40CnZ-upyVBiQ2MYMNiCAE2Wf8SB/w640-h106/Website-1.jpg" />

BAZNAS Musi Banyuasin Ciptakan Peluang Usaha Kue Kering Bagi Mustahik


MUBA, BJ.COM - Momentum bulan ramadhan dan lebaran Menjadi berkah tersendiri baik untuk beribadah dan peluang pebisnis salah satunya yaitu bisnis kue kering, kebutuhan kue kering akan meningkat di saat menjelang lebaran tiba seperti suatu kebiasaan masyarakat Indonesia menyajikan kue kering untuk pelengkap di meja tamu.

Sepertinya moment ini juga yang mendasari BAZNAS kabupaten Musi Banyuasin ciptakan Peluang Usaha Kue Kering bagi Mustahik , khususnya kaum wanita.


Kerjasama dengan SMKN 7 Musi Banyuasin , BAZNAS kabupaten Musi Banyuasin memfasilitasi 20 Perserta yang di dominasi ibu-ibu di latih selama lima hari mulai 21 – 25 Maret 2022 bertempat di Ruang Praktek Tata boga SMKN 7 Musi Banyuasin.

Saat penutupan pelatihan keteranpilan usaha tata boga, pada hari Jumat (25/03/2022)Ketua BAZNAS Kabupaten Musi Banyuasin, Drs. H. Lukmanul hakim,M.Si menyampaikan terima kasihnya Kepada semua instruktur dari SMKN 7 Musi Banyuasin yang telah memberikan pelatihan tata boga pembuatan kue kering selama 5 hari tentunya ini bermanfaat bagi peserta, baik untuk keahlian pribadi maupun untuk peluang penghasilan jika di kembangkan sebagai usaha industri rumahtangga.

Agar peluang usaha bisa berjalan tentu kami BAZNAS Muba Menstimulasi berupa seperangkat alat memasak kue kering mulai dari kompor gas beserta tabung gasnya, alat Open untuk memanggang kue, mikser dan lainnya sehingga dapat membuat usaha kue kering/ usaha rumah tangga.

Lukmanul hakim juga berharap kepada peserta pelatihan agar menularkan kemampuan ke masyarakat yang lain Agar amal kita mengalir, seperti halnya para muzakki yang telah memberikan zakat infaq dan shodaqoh melalui Baznas Musi Banyuasin dpat menjadi amal jariah ungkapnya. Insya Allah jika sukses dan bermanfaat, kedepannya pelatihan serupa kita akan adakan kembali, di kecamatan lainnya, tutupnya.

Sementara itu semua instruktur Meria adinda,S.Pd . Bersama  Nurriyanti S.PdT dan Tivani Putri,S.Pd.saat kami wawancarai mengatakan

bahwa 20 peserta yang kami latih selama Lima hari ini pada dasarnya semua bisa mengikuti dengan baik,dari mulai penyediaan bahan,serta teknik, dan trik lainnya, sampai penyajian kami telah berikan..Untuk semua bahan merupakan bahan alami begitu pula rasanya Sesuai perpaduan bahan alami tadi,kami tidak ajarkan dan sarankan untuk menggunakan bahan pengawet.

“Sebenarnya bila pengemasan Sesuai standar prosedur yang benar, seperti kue panas belum boleh di kemas harus dinginkan terlebih dahulu agar tidak muda basi, kue kering insya Allah mampu bertahan 1 bulan bahkan Lebih.ujarnya

Dari semua peserta sekitar 75 persen yang bisa dikatakan kue nya bisa di pasarkan sementara untuk 25 persen tinggal di Asah lagi kemampuan nya agar Lebih sempurna.

Dikesempatan yang Sama salah satu peserta Sumiyatira(40) nyampaikan terima kasih kepada BAZNAS kabupaten Musi Banyuasin yang telah memberikan kesempatan kepada saya untuk dilatih selama lima hari ini, Alhamdulillah saya bisa membuat usaha sendiri ,selain pelatihan kami juga di berikan alat-alat pendukung jadi bisa langsung di terapkan.ungkapnya.(warto)

Share on Google Plus

About Redaksi

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Posting Komentar