"https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi2lu2MGirCPCztiSNyJTVM0dFw50Zf0cDEGgHPXeKxdNtrK7g49LufEzPosEcgU4wLMg8yjcUqvtBWTShVZARwExEmUp84qsaWaxnNDWt8_T6bVx6byf6C9rUo4Apm1gCWV0h07kCaHYtnyQrxdCPtPHm9mKsl40CnZ-upyVBiQ2MYMNiCAE2Wf8SB/w640-h106/Website-1.jpg" />

Presiden RI Resmikan Proyek Hilirisasi Batu Bara Tanjung Enim, PJ Bupati Siap Wujudkan Muara Enim Lumbung Energi Nasional


Muara Enim, BJ.COM - Dalam rangka peresmian dimulainya pembangunan proyek hilirisasi batu bara menjadi dimetil eter (Dme), yaitu senyawa organik ramah lingkungan yang dihasilkan dari gasifikasi batu bara sebagai alternatif bahan bakar pengganti elpiji di Kawasan Industri Tanjung Enim (KITE), Desa Penyandingan dan Desa Tanjung Lalang, Kecamatan Tanjung Agung, Kabupaten Muara Enim, Senin pagi (24/01).

Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo melaksanakan kunjungan kerja di Bumi Serasan Sekundang. Kehadiran Presiden yang didampingi para menteri terkait, disambut Gubernur Sumsel, H. Herman Deru dan Pj. Bupati Muara Enim, Dr. H. Nasrun, S.H., M.M. 

Selain mengucapkan selamat datang  Pj. Bupati-pun berterima kasih kepada Presiden Joko Widodo yang hadir secara langsung meresmikan salah satu proyek unggulan bagian dari proyek strategis nasional (PSN) KITE ini.

Dirinya menegaskan bahwa Pemkab. Muara Enim siap menjadi daerah lumbung energi nasional dan sepenuhnya mendukung cita-cita nasional dalam menghadirkan energi terbarukan yang lebih ramah lingkungan melalui kawasan industri hijau terintegrasi di Tanjung Enim.

Melalui hadirnya proyek gasifikasi batu bara menjadi Dme pertama di Indonesia yang dilaksanakan oleh PT. Bukit Asam dan Air Product & Chemical, Inc. (APCI) bersama PT. Pertamina (Persero)  dengan total nilai investasi mencapai Rp30,1 triliun ini, dirinya berharap setidaknya dapat mewujudkan kemandirian energi di Provinsi Sumatera Selatan, khususnya dalam bahan bakar pengganti elpiji.

Lebih lanjut Pj. Bupati menyampaikan bahwa kehadiran investasi dapat menjadi pendorong dalam peningkatan perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat sekitar, terutama membuka lapangan pekerjaan dan tumbuhnya UMKM baru.

Untuk itu dirinya-pun berharap KITE dapat segera ditetapkan menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Enim sehingga mampu menarik lebih banyak investasi masuk ke Kabupaten Muara Enim yang nantinya  menjadikan daerah ini sebagai pusat pertumbuhan perokonomian baru di Indonesia.

Selanjutnya, kegiatan kunjungan Presiden-pun ditutup dengan kunjungan dan menyapa masyarakat di Pasar Tanjung Enim.(Hijas)
Share on Google Plus

About Redaksi

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Posting Komentar