Aniaya Korban Hingga Pecah Pelipis Kiri, Arw Diamankan Polisi


OGANILIR, BJ.COM - Arw (27) Bin Rosi akhirnya ditangkap Polisi saat menyetrum ikan di desanya, pria asal Desa Sungai Rasau Kecamatan Pemulutan ini ditangkap karena telah melakukan penganiayaan terhadap korban Paidi (54) yang masih satu Desa. Akibat penganiayaan tersebut Paidi menderita luka di pelipis kiri.

Kapolres Ogan Ilir AKBP Yusantiyo Sandhy SH SIk melalui Unit Reskrim Polsek Pemulutan di Pimpin Kanit Reskrim Polsek Pemulutan Ipda Adriansyah SH beserta Tim Crocodile Aipda Riduan kepada awak media mengatakan, pada hari Kamis tgl 03 Juni 2021 sekira jam 19.00 wib di Ds. Sungai Rasau Dsn. III Kec. Pemulutan Kab. OI telah terjadi tindak penganiayaan mengakibatkan luka terhadap korban, yang dilakukan pelaku terhadap korban karena merasa tersinggung atas ucapan korban.

Kemudian pelaku menghampiri korban dan langsung memukul kearah pelipis dengan menggunakan tangan, akibat kejadian tersebut korban mengalami luka robek di pelipis mata sebelah kiri. 

Adapun kronologis penangkapan, Setelah dilakukan penyelidikan di lapangan terhadap keberadaan pelaku yang sudah di ketahui identitasnya, Maka pada hari Rabu 09 Juni 2021 Skr Pkl 20.00 Wib Unit Reskrim Polsek Pemulutan di Pimpin Kanit Reskrim Polsek Pemulutan Ipda Adriansyah beserta tiem crocodile Aipda Riduan mendapatkan lnformasi bahwa pelaku sedang berada di sekitar Desa Sungai Rasau.

Mendapat info yang akurat, kemudian Unit Reskrim Polsek Pemulutan langsung bergerak cepat melakukan penangkapan terhadap pelaku tanpa perlawanan.

Masih kata Ipda Adriansyah, Saat ditangkap pelaku yang sedang nyetrum ikan disawah.

"Saat dilakukan penangkapan terhadap tersangka pelaku sedang mencari ikan di sawah dengan cara menyetrum menggunakan aki, Kemudian pelaku langsung di amankan dan dibawa ke Polsek Pemulutan untuk dilakukan Pemeriksaan secara Intensif,"katanya.

"Karena telah melawan hukum melakukan tindak pidana penganiayaan mengakibatkan luka-luka maka pelaku akan dikenakan Pasal 351 ayat (2) dengan ancaman hukuman penjara paling lama lima tahun,"pungkasnya.(Gheka)

Share on Google Plus

About Redaksi

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Posting Komentar