Penyaluran Dana PKH Dua Desa di Benakat Muara Enim Diduga ada Indikasi Kecurangan


Muara Enim - Diduga ada penyimpangan dana Program Keluarga Harapan (PKH) secara aturan di dua Desa yakni, Desa Betung dan Desa Padang Bindu Kecamatan Benakat Kabupaten Muara Enim.

Hal tersebut berdasarkan laporan dari masyarakat. "Banyak masyarakat dua desa ini mengeluhkan tentang penerimaan PKH ini," ujar IR dan RK selaku masyarakat Desa Padang Bindu. Jum'at, (12/3/2021).

Selama penerima PKH, masyarakat harus mengumpulkan semua buku bank pada satu orang dan masyarakat tidak pernah tau berapa jumlah uang yang telah masuk.

"Seharusnya, jika uang sudah turun, masyarakat mengambil sendiri ke Bank BRI Gunung Megang Cabang Muara Enim. Ini masyarakat mengumpulkan disatu tempat, dan kemudian mereka tidak tau berapa uang masuk dan masyarakat tidak tau pasti menerima jumlah uang per tiga bulan," ujar IR.

Yang menjadi pertanyaan. Kenapa Desa lain bisa mengambil sendiri dengan bebas, sedangkan dua desa ini yaitu Desa Padang Bindu dan Desa Betung ATM mereka dikumpulkan dipengurus.

"4 desa lainya mengambil uang sendiri, sedangkan 2 desa ini ATM mereka dikumpulkan kepada pengurus," ujarnya IR.

Sementara itu, Kadin Dinsos Bakti ketika dikonfirmasi mengatakan, terkait perihal tersebut dirinya akan mencari tau siapa pendamping PKH didua Desa dalam Wilayah Kecamatan, karena Dinas Sosial hanya sebatas pengawas.

"Dananya turun dari pusat, kita hanya mengawasi, untuk dilapangan yang berurusan langsung dengan masyarakat ada korlapnya masing masing," ujarnya.

Terpisah, pengawas PKH dari Dinas Sosial Kabupaten Muara Enim Astri mengatakan, dirinya akan memanggil pengawas dana PKH di dua Desa tersebut.

"Kita akan panggil mereka, setelah ada informasi dari mereka, kita akan sampai kan kepada media ini" imbuhnya.(ijas)

Share on Google Plus

About Redaksi

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Posting Komentar