Kurang Timbangan, Bantuan Beras untuk Warga Banyuasin Disunat Oknum


Banyuasin, BJ.COM - Viral masalah beras yang dibagikan ASN di Kecamatan Rantau Bayur, pasalnya kurang timbangan, Saiful Azwar Camat Rantau Bayur mengatakan, tidak ada pengurangan timbangan beras, akan tetapi terjadi pencurian beras yang dilakukan oleh oknum yang sampai saat ini belum di ketahui siapa pelakunya.

“Bukan pengurangan timbangan tetapi ada dugaan beras tersebut dengan sengaja di ambil dicuri yang dilakukan oleh oknum, sampai sekarang belum diproses,” ujarnya, Rabu (10/3/2021) saat dikonfirmasi wartawan via telpon.

Lanjut Saiful, yang menjadi penyebab dugaan adanya pencurian beras dikarenakan beras yang dikembalikan oleh ASN terdapat bekas robekan silet yang kemudian dilem kembali menggunakan lem Aibon.

“Untuk dugaan saat ini pengurangan timbangan, akan tetapi setelah kami teliti ternyata ada sesetan silet yang dilem menggunakan Aibon warna kuning. Dibuka kemudian dilem lagi, jadi bukan pengurangan timbangan tetapi ada oknum pencurian beras di Rantau Bayur,” ungkapnya.

Camat menambahkan, untuk pelaku yang diduga melakukan pencurian beras pihaknya belum bisa menentukan, yang jelas kita sudah konfirmasi kepada yang mengirim beras pada sore itu, dan penerimanya,” katanya.

Terpisah, Anggota DPRD Kabupaten Banyuasin M Nasir terkait hal itu meminta kepada pihak yang menangani BUMD bidang perekonomian, yaitu komisi dua, untuk menindak lanjuti hasil temuan adanya pengurangan timbangan beras.

“Supaya ini bisa di konfirmasi oleh pihak BUMD, bila perlu diadakan pertemuan yang diagendakan di DPRD komisi dua, karena ini bidang mereka, untuk mengetahui masalahnya ini seperti apa,” ujarnya.

Lanjut Nasir, agar semuanya clear, untuk mengetahui apakah beras tersebut diperuntukan 7 kg, 8kg, 10 kg, atau timbangannya yang tidak cocok, ataukah memang alokasi beras tersebut yang tidak sampai 10 kg.

“Jika peruntukannya itu memang 10 kg tetapi beras yang dibagikan tidak sampai 10 kg itu namanya penipuan.” Ujarnya seraya berucap jika benar adanya penipuan inilah yang kita sesalkan, karena beras inilah yang kita bagikan kepada ASN di Kabupaten Banyuasin.

“Kasihan mereka ASN yang sudah mengikuti program pemerintah Kabupaten Banyuasin dalam rangka pemerataan beras dari BUMD Banyuasin, tetapi kenyataan nya yang di terima tidak maksimal,”tutupnya.(Msi)

Share on Google Plus

About Redaksi

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Posting Komentar