Kasat Pol PP Banyuasin: Musik dan Organ Tunggal Dilarang


Banyuasin, bulletinjournalist.com - H Indra Hadi selaku Kepala Satuan (Kasat) Polisi Pamong Praja (Pol PP) Kabupaten Banyuasin, melarang keras hiburan berupa music seperti orgen tunggal atau orkes di setiap acara hajatan, hal tersebut dapat mengundang kerumunan.

Hal tersebut diungkapkannya kepada awak bulletinjournalist.com, Selasa (9/3/2021).

Indra Hadi menegaskan kepada pemilik dan pengelola hiburan musik dan juga pihak yang menggelar hajatan, larangan itu sudah diatur dalam peraturan daerah (Perda), kata Indra.

Dijelaskan Indra, peraturan yang dimaksud yakni, Perda No 14 Tahun 2018 tentang pelaksanaan hiburan rakyat. “Dalam Pasal 5 disebutkan larangan menyajikan house music dan musik remix. Sudah ditegaskan dalam Pasal itu,” ujarnya.

Jika tetap memaksakan diselenggarakannya house music, pemerintah akan memberikan Sanki tegas terhadap pemilik Orgen maupun penyelenggara hajatan. “Akan kami bubarkan paksa, tidak ada kompromi,” tegas Kasat Polpp.

Selain itu, ia juga meminta pihak penyelenggara hajatan untuk membuat surat tembusan ke Satpol PP Banyuasin jika ingin menyelenggarakan hiburan.

“Pihak Desa dan Kecamatan juga harus menembuskan surat ke kami, agar kami bisa melakukan pengamanan dan menerjunkan personel,” ungkap indra Hadi.

Tentunya Bupati tak melarang hiburan, tetapi harus mengedepankan Prokes Covid.19.

“Apalagi sekarang ini Bupati Banyuasin H Askolani SH MH sudah mengeluarkan aturan hiburan di tengah pandemi covid-19, tolong kerjasamanya untuk menerapkan prokes Covid19, Hiburan musik boleh, mulai pukul 08.00 wib pagi sampai pukul 15 .00 wib sore,"tutupnya.(Msi)

Share on Google Plus

About Redaksi

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Posting Komentar