Bappeda PALI Bakal Rancang 6 Program Pembangunan Daerah Tahun 2022


PALI, BJ.COM - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), gelar rapat forum konsultasi publik rancangan awal RKPD tahun 2022 Kabupaten PALI, acara digelar di Aula Kantor Bupati PALI, Rabu (10/3/2021).

PLH Bupati PALI Syahron Nazil dalam sambutannya mengatakan, kami minta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2022 mengutamakan kondisi kearifan lokal dan potensi yang ada di Kabupaten PALI.

Saat ini kondisi lokal yang harus kita kedepankan, kata PLH Bupati. Mengingat subtansi dan materi RKPD Tahun 2022 mengacu pada Potensi Daerah, serta kebutuhan Daerah, terang Syahron Nazil.

"Menurut saya ini cenderung bersentuhan dengan masyarakat dan para pemuda, kalau pejabat birokrasinya terbatas dari itu kami meminta dan mengharapkan masukan-masukan dari semua pihak dalam pembangunan untuk kepentingan bersama", ujarnya.

Menggali potensi sumber daya lokal, usahakan mempunyai nilai tambah, mengembangkan ekonomi kerakyatan. Serta kepada Bapenda dan BPKAD agar benar-benar menghitung pendapatan daerah serta cermat dalam menghitung APBD tahun 2022. Jangan sampai salah hitung,” tukasnya.

Sedangkan PLT Kepala Bappeda PALI, Ahmad Jhoni mengatakan, bahwa tahapan dalam penyusunan RKPD tahun 2022 yaitu menghimpun masukan-masukan dengan menggunakan pendekatan partisipatif dengan prioritas pembangunan daerah.

“Untuk itu, dalam penyusunan RKPD tahun 2022, diambil tema yaitu Pengembangan Ekonomi Kerakyatan Berbasis Sumber Daya Lokal,” jelasnya.

Untuk mencapai birokrasi itu, selain menghimpun masukan-masukan dari OPD, camat, dan tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, serta tokoh pemuda, pihaknya sudah memberikan beberapa prioritas pembangunan daerah tahun 2022.

Pertama Penanganan Dampak Pandemi Covid-19, kedua Penurunan angka kemiskinan. Ketiga, Peningkatan kualitas sumber daya manusia, Tata kelola pemerintahan dan Pelayanan publik. Keempat, Pengembangan infrastruktur dasar dan konektivitas.

Kelima peningkatan produktivitas dan daya saing hasil pertanian, perkebunan, dan perikanan. Keenam, Peningkatan kualitas lingkungan hidup dan ketahanan bencana.

"Kami harapkan setelah menerima masukan-masukan, akan dibahas ke dalam Musrenbang Kabupaten PALI", tutupnya.(bj)

Share on Google Plus

About Redaksi

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Posting Komentar