Muhsin Abdullah Jabat PJ Sekda Ogan Ilir


OGANILIR, BJ.COM - Muhsin Abdullah ST sosok ASN yang dikenal berbagai kalangan, benar saja setelah digadang-gadang akhirnya pria akrab dipanggil ayah ini dilantik menjabat PJ Sekda OI oleh Mawardi Yahya Wakil Gubernur Sumsel di Gedung Caram Suguk KPT Tanjung Senai Indralaya, Jumat (19/2/2021).

Pada acara pelantikan Sekda itu, banyak mendapat ucapan selamat dari kolega. Muiai dari unsur Forkopimda, OPD, para Kades, berbagai ormas paguyuban, LSM serta awak media yang banyak hadir dan meliput kegiatan sakral tersebut.

Muhsin Abdullah usai dilantik kepada awak media mengatakan, dirinya sebagai abdi negara dan abdi masyarakat tentunya siap menjalankan tugas sebagai amanah yang harus dulaksanakan sebaik-baiknya untuk kemajuan Kabupaten Ogan Ilir.

Secara umum tugas Sekda membantu Kepala Daerah, selain itu proses konsilidasi kita harus cepat mrnjabarkan apa-apa janji politik dari Bupati terpilih, kepada masyarakat harus kita upayakan dalam program-program baik itu program jangka pendek, menengah dan jangkah panjang.

Selain itu juga pengkoordinasian tugas para OPD, melakukan pemantauan dan evakuasi kinerja OPD, juga melakukan tugas strategis tanggap dengan situasi daerah.

Disinggung bersama Kepala Daerah yang baru yang mempunyai Visi-misi tentu mempunyai tupoksi tersendiri, Muhsin Abdullah juga mengatakan, tugas sebagai Sekda sebagai perangkat daerah sesuai dengan Tupoksinya dalam menjalankan tugasnya berdasarkan penjabaran visi misi Kepala Daerah.

Sementara Gibernur Sumatera Selatan melaui Wakil Gubernur Sumsel.H Mawardi Yahya mengatakan, Sekda adalah jabatan tertinggi, dalam peraturan PJ Sekda itu ada batas waktu tiga bulan, oleh sebab itu diharapkan untuk segera menjadi Sekda devinitif.

Dengan kerendahan hati Gubernur Sumsel bisa untuk mrngambil langkah menganti yang lain. Namun dengan kerendahan hati melihat sikon baik sebelum maupun sesudah Pemilukada diharapkan Pemkab OI tidak melakukan kebijakan-kebijakan yang akan menimbulkan keresahan dijajaran pegawai negeri sipil.

Karena Bupati belum melakukan Asesment sampai tanggal 18 Januari 2021, maka oleh sebab itu berdasarkan Undang-undang, peraturan-peraturan yang ada kewenangan Gubernur tidak bisa lagi untuk memperpanjang, maka itu mau tidak mau langka ini harus diambil oleh Pemprov Sumsel untuk mengganti PJ Sekda yang hampir enam bulan masa jabatanya berakhir.

Dikatakan Wagub Sumsel setiap ASN mempunyai kesempatan untuk menduduki jabatan Sekda tersebut dengan asesment. 

"Bukan tidak mungkin Sekda lama bahkan pegawai negeri sipil Pemprov Sumsel setelah dilantik Bupati devenitif akan melakukan asesment siapapun untuk menjabat Sekda,"katanya.(Gheka)

Share on Google Plus

About Redaksi

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Posting Komentar