Modus Ajak Mantab-mantab, Rentasi Anggraini Cs Begal Motor Korban


PALI, BJ.COM – Unit Reskrim Polsek Talang Ubi bersama tim Kelambit Polres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), berhasil bekuk empat pelaku terkait kasus Pencurian dengan Kekerasan (Curas) atau begal dengan modus operandi mengajak korban indehoi ke semak-semak.

Keempat pelaku tersebut yakni, Rentasi Anggraini (19) warga Kelurahan Pasar Bhayangkara, Beby Arun (22) warga Dusun II Desa Karta Dewa, Rio Santri (19) warga Desa Sinar Dewa dan Andi (21) juga warga Desa Sinar Dewa, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI.

Keempat pelaku berhasil diringkus terpisah, berawal saat petugas terlebih dahulu mengamankan pelaku Rentasi Anggraini di rumahnya, Senin (28/12) sekitar pukul 13.00 WIB, lalu dilakukan pengembangan.

Petugas kembali berhasil mengamankan ketiga pelaku lainya. Yang sedang bersembunyi di salah satu rumah warga di Desa Karta Dewa, Kecamatan Talang Ubi, Selasa (29/12) sekitar pukul 03.30 WIB, tanpa melakukan perlawanan.

Kapolres PALI AKBP Rizal Agus Triadi melalui, Kapolsek Talang Ubi Kompol Yuliasnyah bahwa penangkapan komplotan begal dengan modus mengajak korban mojok di hutan itu berdasarkan LP/B – 239/XII/2020/Sumsel/Res PALI/Sek Talang Ubi, tanggal 23 Desember 2020 dimana kejadiannya pada Rabu (23/12) sekitar pukul 12.30 WIB, TKP nya di wilayah Desa Talang Bulang, Kecamatan Talang Ubi.

“Korban berinisial NL (35) warga Talang Ubi. Awalnya ketiga pelaku mempunyai keinginan untuk happy-happy di Kota Prabumulih, karena tidak ada uang maka ketiga pelaku mempunyai rencana untuk melakukan perampokkan dengan modus pelaku Rentasi Anggraini mencari korban dan mengajaknya mojok dihutan,” ungkap Yuliasnyah, Selasa (29/12).

Setelah mendapat target korban, kemudian pelaku Rio dan pelaku Beby menunggu di hutan untuk menyergap dan merampok korban. Lalu ketiga pelaku menjalankan aksinya dengan cara ketiga pelaku pergi ke tempat kejadian di hutan daerah Desa Talang Bulang dengan mengendarai sepeda motor Honda CB 150 R berbonceng tiga.

“Sesampainya di lokasi kejadian maka pelaku Rentasi berkata bahwa ada korban yang akan ditodong yaitu NL. Lalu pelaku Rentasi menelpon korban NL dan menyuruhnya menemui pelaku di Desa Talang Bulang,” lanjutnya.

Ketika korban datang menemui pelaku Rentasi dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat warna merah putih, BG 4060 PAA. Kemudian pelaku Rentasi mengajak korban mojok dihutan, yang mana di hutan itu sudah menuggu pelaku Rio dan Beby.

“Saat korban berhenti dan mulai mojok dengan pelaku Rentasi, maka pelaku Rio dan Beby menyergap korban dengan alasan korban telah berzina. Lalu pelaku Rio meninju mulut korban, sehingga korban pun berlari meninggalkan sepeda motornya,” terangnya.

Setelah itu ketiga pelaku membawa sepeda motor milik korban dan disembunyikan dihutan daerah Desa Talang Bulang, kemudian ketiga pelaku pulang ke Desa Karta Dewa dengan menggunakan sepeda motor Honda CB 150 R.

“Malam harinya pelaku Rio bersama dengan pelaku Beby dan pelaku Andi mengambil sepeda motor dari lokasi persembunyian dan membawa kabur motor milik korban. Saat ini seluruh pelaku masih kita interogasi untuk dilakukan pengembangan dan mencari sepeda motor korban yang diduga telah dijualnya,” jelasnya.

Sementara, pelaku mengakui aksinya tersebut, lantaran tidak ada uang untuk happy di Kota Prabumulih. “Motor tersebut sudah kami jual ke wilayah Kecamatan Penukal Utara, dan uangnya sudah habis untuk happy pak,” akunya bersama rekan-rekanya.(bj)

Share on Google Plus

About Redaksi

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Posting Komentar