Kuasa Hukum Hero Laporkan Temuan Money Politic Paslon DH-DS


PALI, BJ.COM - Beredarnya video dugaan money politic pada Pilkada PALI tahun 2020 di media sosial, membuat tim kuasa hukum Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Heri Amalindo-Soemarjono nomor urut 2, melaporkan masalah tersebut ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten PALI, Jumat (4/12/2020).

Dalam laporan tersebut, tim kuasa hukum melaporkan dua video dugaan money politic yang dilakukan oleh Paslon nomor urut 1, Devi Harianto - Darmadi Suhaimi (DH-DS).

Pidin C. Oteh, Kepala Bidang Publikasi Tim Koalisi HERO, didampingi Kuasa Hukum Hengki Arnike SH mengatakan, laporan yang dilakukan merupakan hasil temuan dari tim kami di media sosial. 

"Dalam video ada pernyataan warga yang mengaku menerima uang sebesar Rp.300 ribu, untuk tiga mata pilih di rumah warga tersebut dari seseorang yang mengaku dari tim DH-DS, setelah diberi uang ia disuruh memilih paslon nomor 1. Atas dasar itu, mengindikasikan bahwa Paslon nomor 1 telah melakukan dugaan money politic, yang bisa menciderai proses demokrasi di Kabupaten PALI," jelas Pidin. 

Untuk itu, kami langsung mendatangi Bawaslu PALI, agar bisa ditindaklanjuti temuan tersebut sesuai dengan aturan yang berlaku. Kami yakin dan percaya, Bawaslu bekerja profesional dan akan segera memproses laporan kami, tutupnya. 

Sementara itu, Iwan Dedi, Komisioner Bawaslu Divisi Pengawasan Bawaslu PALI yang menerima langsung laporan tersebut menjelaskan, akan segera menindaklanjuti laporan tersebut. "Memang benar ada laporan dari pihak Paslon nomor urut 2, adanya dugaan pelanggaran Kampanye money politik, yang dilakukan oleh pihak Paslon nomor urut 1. Namun, kita akan lakukan kajian ulang satu atau dua hari ini. Dan kami akan memeriksa laporan mereka lengkap atau tidak," jelasnya.(Red)

Share on Google Plus

About Redaksi

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Posting Komentar