Salah Perancanaan, Proyek Pembangunan Jalan Cor Beton PALI di Lahan Milik Pribadi



PALI, BJ.COM - Pembangunan suatu daerah sejatinya untuk kemaslatan khalayat kepentingan umum, bukan ajang kepentingan kelompok ataupun perorangan.

Mengingat dana yang digunakan suatu proyek pembangunan menggunakan uang rakyat. Seperti halnya proyek pembangunan jalan cor beton di Rt.01 Rw.01 Kelurahan Handayani Mulya, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) tepatnya di Jalan Golf Permai, syarat kepentingan oknum perorangan.

Proyek pembangunan jalan cor beton tersebut menggunakan dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) induk TA 2020.

Hal ini diungkapkan oleh Ketua GNPK-RI Sumsel Aprizal Muslim, ini sangat memperihatinkan, melihat keadaan ini seakan ada pembiaran jelas dari pihak Dinas PU Perkim, (12/09/2020).

"Ketika proses sourvey pihak Dinas PU Perkim saya rasa mengetahui hal tersebut", ujar Aprizal.

Dana dan anggaran pembangunan seakan hanya untuk orang per orang, ini sangat menciderai rasa keadilan, sambungnya.

Saya rasa proyek ini gagal perancanaan, kata Aprizal Muslim, manfaat jalan hanya untuk perorangan dan ini sangat memperihatinkan, sementara masi banyak masyarakat yang belum tersentuh pembangunan.

Diketahui jalan tersebut dimiliki si empunya kos-kosan yang hanya 1 kartu keluarga, dan para penghuni kosan. Itupun di pagar layaknya rumah hunian pribadi.

Aprizal menyebut, pihaknya dan GNPK-RI SUMSEL akan mengelar orasi pada hari selasa 15 September 2020 di Kejati Sumsel, "Kita akan sampaikan semua temuan pembangunan di PALI yang menurut kami merugikan negara".

"Ini jelas salah perancanaan pihak Perkim saya lihat dari bawa hingga atas sudah salah, kontraktor atau penyedia jaza hanya membangun sesuai yang diperintahkan", tutup Aprizal Muslim.

Sedangkan PLT Kepala Dinas PU Perkim Kabupaten PALI, Dayat Azriel melalui pesan WA dikonfirmasi salah satu wartawan membenarkan proyek pembangunan jalan tersebut. "Itu bukan jalan milik pribadi, jalan tersebut tembus ke perumahan plamboyan, warga setempat juga sudah memberi pernyataan dan tanda tangan, soal itu ditutup memang warga setempat banyak anak kecil dan nanti itu dibuka juga".(Irzan)

Share on Google Plus

About redaksi

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Posting Komentar