Depan Senyum di Belakang Nusuk, Awas! Hindari 4 Tipe Teman Palsu


Zaman sekarang, berhasil atau tidak hanya dari diri sendiri. Sukses juga muncul karena pengaruh lingkungan, orang tua, keluarga, lingkungan serta jejaring pertemanan. Semakin pandai memilih rekan baik, semakin besar pula menjangkau sukses.

Sebaliknya, bila tidak pandai memilih jaringan pertemanan, semakin terpuruk dan terjeblos di lubang kegagalan serta kehancuran. Waduh, segitunya! Tapi ini emang benar lho, Guys. Ini buktinya:

1. Teman Suka Berbohong

Sepertinya sih, sepele. Tapi bila suka bohong, pinjam duit bilang untuk kebutuhan berobat keluarga, eh tau-tau bikin foya-foya pacaran, anda kesel gak, Guys? Atau, bilangnya ingin pinjam artikel jurnalmu guna belajar, eh tulisan anda malah dinyatakan sebagai karya dia, dan dikoleksi deh guna tugas kuliah. Nah, gigit jari gak sih?

2. Teman Suka Merendahkanmu

Sering nge-bully anda depan orang lain. Tadinya sih niatnya bercanda. Tapi kok jadi keseringan ya, dia menghina gaya bicaramu, caramu berpakaian, atau hal-hal beda yang anda gak suka depan orang banyak.

Sepertinya, dengan merendahkan dan menghina dirimu di depan orang banyak, akan menambah pamor dia, deh. Kasihan ya. Bisa percaya diri bila dia merendahkan orang lain.

3. Memanfaatkanmu

Cuma baik sama kamu bila ada maunya. Tau anda jago fisika dan doi malas ngerjain tugas fisika, doi berbaik hati antar jemput dan traktir, demi kamu mau ngerjain tugasnya. Nanti bila udah didapat apa yang dia mau, seringkali kabur, menjauh atau paling tidak balik ke poin 2. Parah!

4. Membuatmu Jatuh

Yang sangat parah, dia menghalalkan segala teknik buat menghancurkanmu. Manis di depan, nusuk di belakang. Ringan banget bikin fitnah dan merusak nama baik kamu, misalnya, atau sengaja menyebarkan rahasia dirimu yang anda percayakan padanya.!

Lalu, gimana dong solusinya?

Jaga jarak aman. Cukup basa-basi. Jauhi dan tinggalkan bila Ia mulai teknik maut pdkt bikin memanfaatkanmu.

Bila Ia telah mulai nge-bully atau merendahkanmu depan orang banyak, tidak boleh marah. Cukup beri senyum manis dan bilang, "Aku mah apa atuh, anda tuh, raja hebat sedunia," Lalu melenggang santuy meninggalkannya.

Bila nama baik telah keburu tercemar sebab fitnahnya, segera klarifikasi andai itu menyangkut duit dan kepercayaan. Bila tersebut perihal image, biarkan saja. Toh perlahan, waktu memperlihatkan siapa dirimu sebenarnya.

Jaga hati, tidak boleh alay dan galau dengan mengisahkan masalahmu pada orang lain.

Semoga bermanfaat ya guys. Tetap hati-hati dalam memilih teman!
Share on Google Plus

About Bulletin Journalist

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Posting Komentar