Terkait BPNT, Penyalur Agen BRI-Link Layangkan Komplain kepada BRI Cabang Sekayu dan Dinsos Muba

Muba, BJ.COM - Indra adalah salah satu Agen BRI-Link, kedatangan Indra di kantor cabang Bank Rakyat Indonesi (BRI Sekayu) dan Kantor Dinas Sosial Kabupaten Musi Banyuasin (Dinsos Muba), mengklaim keberatannya atas beberapa hal terkait Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Desa Efil Kecamatan Lais Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Senin (09/12/2091).

Dimana, Isi pernyataan keberatan yang disampaikan Indra dan dibacakannya dihadapan wartawan bulletinjournalist.com serta berbagai madia yang berisi. "Bersama ini saya Agen BRI-Link/E-warung toko Indra Epil mengajukan keberatan atas penunjukan agen lain yakni BRI-Link/E-warung Mardiana didesa Epil", kata indra.

Alasan saya mengajukan keberatan tersebut adalah : 1. Agen Brilink/E-warung yang dipilih atau ditunjuk menjadi tempat penyaluran BPNT did Desa Epil tidak diundang pihak Bank BRI dan tidak menghadiri sosialisasi pada 2 Juli 2019.

2. Agen Brilink / E-warung yang di pilih atau ditunjuk di Desa Epil melayani 584 keluarga penerima manfaat (KPM) di satu agen Brilink/E-warung.

3. Data agen Brilink / E-warung di Desa Epil bukan toko sembako.

4. Agen Brilink/E-warung tempat penyaluran BPNT di Desa Epil tidak sesuai dengan berkas yang di ajukan Pemerintah Desa Epil.

5. Tempat penyaluran bantuan pangan non tunai di Desa Epil diarahkan di agen Brilink/E-warung bukan toko sembako.

Menurut saya, kata Indra. Keputusan tersebut tidak tepat dan bertentangan dengan materi sosialisasi pada tanggal 2 Juli 2019 tentang ketentuan BPNT yang di jabarkan pada sosialisasi tersebut, yang di larang mengarahkan kepada agen tertentu, dan bertentangan dengan peraturan Menteri Sosial RI Nomor 11 tahun 2018 Bab III mekanisme penyaluran bagian kedua paragraf 3 pasal 14 ayat (2) yang menyatakan jumlah KPM BPNT yang dilayani oleh E-warung sebagaimana dimaksud pada ayat (1) paling banyak 250 KPM BPNT, sambungnya.

"Sehubungan dengan itu, maka saya agen brilink/E-warung toko Indra Epil berharap agar pihak terkait meninjau ulang keputusan penunjukan agen brilink / E-Warung didesa Epil".

Indra telah mendatangi Kantor Cabamg BRI dan disana dirinya hanya bisa menitipkan surat kebertannya kepada satpam.

"Saya juga mendatangi kantor Dinsos, disana saya juga tidak berjumpa langsung dengan Kepala Bidang Penanganan Pakir Miskin, karena beliau lagi tidak ada dikantornya, dan disini saya hanya sebatas menyampaikan surat pernyataan keberatan saya dan diterima oleh salah satu tenaga kerja di kantor tersebut" jelas Indra.

Sementara pihak Dinas Sosial MUBA belum bisa dikonfirmasi hingga berita ini ditayangkan.(Warto)
Share on Google Plus

About Bulletin Journalist

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Posting Komentar