Tuntut 8 Poin, Petani Plasma dan Koperasi Penukal Lestari Blokade Jalan PT Aburahmi

Massa berorasi sambil bentangkan spanduk berisi 8 tuntutan dengan memblokade jalan masuk PT Aburahmi
PALI, BJ.COM - Ratusan petani plasma Desa Air Itam, Kecamatan Penukal Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), bersama Koperasi Penukal Lestari mendemo Kantor PT Aburahmi, Perusahaan yang bergerak dibidang perkebunan kelapa sawit yang terletak di Desa Air Itam. Aksi unjuk rasa tersebut digelar secara damai didepan pintu gerbang Perusahaan, Rabu (20/11/2019).

Dalam orasi tersebut massa menuntut delapan poin, kedelapan poin tersebut selama ini belum terakomodir oleh Perusahaan, sudah beberapakali melakukan mediasi terkait tuntutan tersebut, hasilnya nihil.

Kedelapan tutntutan tersebut yakni, ukur ulang lahan, pembagian lahan inti 50% sedangkan plasma 50% lahan proposional yang Bisa ditanami, patuhi MoU 2006, pembagian hasil 70/30, batalkan addendum 2016 karena tidak ada sosialisasi terhadap masyarakat, lahan plasma 2Ha per KK sesuai sertipikat 2012, tenaga kerja diutamakan putra daerah Desa Air Itam Timur, tanaman kelapa sawit setelah 48 bulan pengelolaan kebun plasma diserahkan kepada petani plasma.

Setelah menjalani mediasi yang cukup alot dan disaksikan Assisten 2 Kabupaten PALI, Kapolres PALI, Dinas Pertanian Kabupaten PALI, Dinas Koperasi Kabupaten PALI, Kapolsek Penukal, Camat Penukal, Kades Desa Air Itam Timur, Pihak Perusahaan meminta waktu sepuluh hari untuk memenuhi tuntutan Petani plasma dan Koperasi Penukal Lestari.

Massa mengancam bila kedelapan poin tuntutan tersebut belum terealisasi oleh Perusahaan, maka selama itu juga jalan akan massa blokade, dan akan melakukan demo selanjutnya, bila itu terjadi maka petani plasma dan Koperasi Penukal Lestari akan memblok lahan.

Hal tersebut dikatakan Ketua Kopersi Penukal Lestari Ujang Efendi S Sos. "Sesuai perjanjian awal pembukaan lahan 2006 seluas 3250Ha di bagi 50%-50%, itu artinya 1625Ha lahan plasma dan 1625 lahan inti/lahan perusahaan, setelah kami melakuan pendataan ulang lahan plasma seluas 1400Ha, itu artinya lahan plasma belum direalisasikan seluas 600Ha, otomatis plasma hanya mendapat 1,1Ha per KK", Ujarnya.

Jika tuntutan kami tak terpenuhi, lanjut Ujang, kami akan melakukan aksi demo susalan, dan jika hal itu sampai terjadi bukan hanya jalan yang kami tutup melainkan memblok lahan, tandasnya.(sbr)
Share on Google Plus

About Bulletin Journalist

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Posting Komentar