Optimalkan Kesehatan Siswa, SMKN 15 Bandung Buka Penjaringan Kesehatan


BANDUNG, BJ.COM — Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 15 Bandung menggelar pemeriksaan kesehatan bagi siswa kelas X, dalam program Penjaringan Kesehatan. Kegiatan yang berlangsung selama 3 hari mulai 29 - 31 Oktober 2019 ini, bekerja sama dengan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Talaga Bodas.

Guna mengoptimalkan kesehatan peserta didik dan membentuk siswa yang memiliki tubuh sehat dan jiwa kuat.

Pemeriksaan kesehatan terhadap peserta didik ini merupakan salah satu indikator standar pelayanan minimal bidang kesehatan yang diberikan sekolah kepada siswa.

Penanggung Jawab Program Penjaringan Kesehatan Puskesmas Talaga Bodas, Risa Fajri Nurdin mengatakan, pemeriksaan ini upaya mendeteksi dini masalah kesehatan peserta didik.

"Sehingga, kita bisa mengetahui, apabila peserta didik mengalami masalah kesehatan bisa segera ditindaklanjuti,” ujar Risa.

Dalam hal ini, SMKN 15 Bandung mencoba menerapkan Undang-undang No. 9 Tahun 1960 tentang Pokok-pokok pada Pasal 2 yang menjelaskan bahwa kesehatan ialah keadaan yang meliputi kesehatan badan, rohani (mental), dan sosial, bukan hanya keadaan yang bebas dari penyakit, cacat, dan kelemahan. Sehingga, lembaga pendidikan berperan penting memberikan pelayanan kesehatan bagi setiap peserta didik, katanya.

"Sasaran program penjaringan kesehatan ini adalah seluruh siswa baru di tiap tingkat pendidikan. Seperti, siswa kelas 1 SD, kelas VII SMP, dan kelas X SMA/SMK di sekolah yang merupakan wilayah kerja Puskesmas Talaga Bodas,” jelas Risa.(Sugi)
Share on Google Plus

About Bulletin Journalist

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Posting Komentar