Nyamar Mancing Ikan, Komplotan Begal Ini Dibekuk

Ogan Ilir, BJ.COM - Komplotan begal yang menyamar memancing ikan di perbatasan Desa Tunas Aur dan Desa Penyandingan akhirnya dibekuk Satreskrim Polsek Indralaya.

Kapolres Ogan Ilir AKBP Imam Tarmudi SIK MH melalui Kapolsek Indralaya AKP Bambang Djukianto SH MH, didamlingi Kanitreskrim.Polsek Indralaya Ipds Supriadi Garna SH kepada awak media. Kamis (14/10) mengatakan

Jajaran Polsek Indralaya berhasil ungkap kasus  komplotan begal di Indralaya. Para kawanan begal dalam menjalan aksinya berpura-pura mencaru lokasiemancing ikan diantara batas desa Tunas Aur dan Desa Penyandingan Kecamatan Indralaya.

Korban Frista Angraeni(21) akhirnya dapat bernapas legah karena pelaku begal residivis tersebut dapat dibekuk Satreskrim Pilsek Indralaya.

Tersangka pelaku berjumlah dua orang tersebut Yen (18) residivis yang lebih dahulu tertangkap, meruoakan warga Kelurahan Indralaya Mulya Kecamatan Indralaya.als Teguh (22)Desa tanjung seteko Kel.Indralaya Mulya Kecamatan Indralaya Kabupaten Ogan ilir Teguh ditangkap dari hasil.pengembangan perkara curas tersebut. Kamis tanggal 10 Juni 2018 pukul 17.30 Wib dijalan antara Desa Tunas Aur dengan Desa Penyandingan, Kecamatan Indralaya Ogan Ilir.

Kronologis kejadian, pelaku berpura-pura mencari tempat memancing ikan dengan mengendarai 1 (Satu) unit sepeda motor honda revo di TKP ketika melihat korban sedang sendirian mengendarai 1 (Satu) unit sepeda motor honda Vario techno warna merah tahun 2013 No.pol BG 5579 TO kemudian para pelaku langsung memepet korban dari sebelah kiri dan menendang korban hingga terjatuh dan melakukan pengancaman dengan 1 (Satu) bilah pisau dan merampas 1 (Satu) unit sepeda motor korban berikut stnk yang tersimpan dibawah jok sepeda motor dan 1 (satu) buah handphone samsung J1 ACE warna hitam hingga korban mengalami kerugian sebesar Rp.11.250.000 (Sebelas juta dua ratus lima puluh ribu rupiah).

Atas kejadian tersebut korban kemudian melaporkan ke Polsek Indralaya ehubungan dengan laporan korban ke Mapolsek Indralaya. Dan pada jumat tanggal 4 Oktober 2019 sekira pukul 11.00 wib diperumahan serumpun kel.indralaya Mulia kec.Indralaya OI kami berhasil mengamankan tersangka Yen tanpa ada perlawan dan setelah diperlihatkan kepada korban kemudian tersangka mengakui perbuatannya.

Selanjutnya hingga pada jumat 11 oktober 2019 sekira pada pukul 11.00 wib  Didesa Tanjung Seteko kel.Indralaya Mulya kec.indralaya, OI kami berhasil mengamankan tersangka Teguh  tanpa ada perlawanan.

Dadi hasil penangkapan tersebut petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa, 1 (satu) Buah alat pancing ikan,  1 (satu) unit sepeda motor Honda Vario Techno warna merah tahun 2013 No.pol BG 5579 TO milik korban, 1 (satu) bilah pisau bergaganh kayu, 1 (satu) lembar kaos warna hitam hasil dari kejahatan 1 (Satu) lembar celana jeans merk amco hasil dari kejahatan.

"Karna melawan hukum melakukan tindak pidana oencurian dengan kekerasan maka pelaku akan dikenakan Pasal 365 KUHP ancaman hukuman pidana penjara paling lama 12 tahun,"pungkasnya. (Gheka)
Share on Google Plus

About Bulletin Journalist

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Posting Komentar