PEMKAB MUBA KELUARKAN MAKLUMAT BAGI PENAMBANG MINYAK ILEGAL

MUBA, BJ.COM - Untuk mewujutkan penyeleggaraan pelayanan publik sesuai dengan azaz penyelengaraan pemerintah yang baik,guna untuk mewujutkan kepastian hak dan kewajiban kepada masyarakat, sehingga bisa terwujutnya ketertiban serta penegakan hukum, atas Kejahatan Pengeboran Pengelolaan secara minyak liyar (ilegal drilling) hingga memutuskan mata rantai distribusi dari hulu ke hilir, Pemerintah daerah kabupaten Musibanyuasin telah mengeluarkan maklumat kepada seluruh penambang penambang, penyuling dan penjual minyak liyar 20/9/2019.

Dari hasil maklumat yang telah di keluarkan tersebut banyak sekali manfaatnya bagi masyarakat kabupaten Musi banyuasin, Dan umumnya pemerintah daerah, dengan adanya kepastian hukum bagi penambang liyar, untuk dapat ikut kerjasama dengan BUMD, dalam hal pemanfaatan 2000 sumur tua yang di berikan kepada BUMD pada daerah kerja Babat Kukui dan sumur sumur tua yang ada di daerah lain.

Dalam membersihkan mata rantai dari hulu ke hilir kepada pemasak, penyuling minyak secara Liar, sehingga besar harapan penyuling minyak yang di dapat kan dari sumur sumur tua sehingga bisa di tampung oleh pertamina, melalui PT.Petro Muba ( BUMD). Sehingga tidak akan terjadi lagi penyulingan penyulingan secara liyar yang tidak sesuai standar mutu yang di tetapkan oleh pertamina, sehingga tidak ada lagi penjual minyak kepada Cukong Cukong, di karenakan untuk dapat melakukan penyulingan, memasak minyak menjadi minyak yang siap pakai hanyalah dapat di lakukan pertamina, dengan dasar peraturan menteri ESDM No.1 tahun2008.

Serta tidak kalah pentingnya untuk mencegah terjadinya kebakaran, kerusakan lingkungan, pencemaran, sehingga bisa menjaga ketertipan pada daerah kususnya kabupaten Musibanyuasin.

Dengan adanya kerjasama antara penambang dengan BUMD maka dapat di pastikan akan menimbulkan pendapatan bagi Pertamina dan BUMD, dari Penjualan minyak yang di dasari harga minyak dunia, maka Pemerintah kabupaten Musi Banyuasin pun juga akan mendapatkan PAD Asli dari BUMD dan Pertamina.

Dengan adanya BUMD yang sangat besar berkat kerjasama dengan masyarakat, yang telah membangun STATION STORAGE guna menampung hasil tambang masyarakat dan menjaga kualitas minyak yang akan di distribusikan kepada pertamina dengan BSW, yang awalnya dari masyarakat sehingga akan menjaga setandar dan menjaga mutu minyak yang tinggi.

Tambah Bambang Edy.A selaku Humas Petro MUBA , dr harga minyak dunia 100 persen BUMD tlh set kepemrintah pusat sebesar 30% Bumd dibayarkan oleh pertamina 70%, ditambah pot Ppn 10% dan Pph 2% total Bumd sdh setor kepemerintah pusat 42% ,( 30%+10%+2%) blum termasuk penerimaan pemda dlm bentuk PAD 60:40 yaitu dari laba bersih petro 60% u. PAd dan 40% u tambahan cad modal petro muba, posisi jumlah Ppn+pph posisi 31/12/18 tlh set pajak pusat +- 30 M dari jan s.d sept 19 ( 9 bulan) sdh mencapai 27 M,  belum termasuk dr harga dunia 100 %  pertamina bayar 70 % ICP ramba ( indonesia crude pricing ) yg 30% sdh dipot pertamina sebagai penerimaan negara dan blum termasuk PAD u pemda muba dr laba bersih BUMD petro muba 60 % u pemda muba dan 40% u tambahan modal petro muba, berikan mereka pemahaman yg jelas kpd LSM dan wartawan media yang bertugas di kabupaten Musibanyuasin terangnya.(warto)
Share on Google Plus

About Bulletin Journalist

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Posting Komentar