Ini Kata Polda Jabar Terkait Vidio Porno Viral di Garut

Bandung, BJ.COM - Selasa 13 Agustus 2018 sekira pukul 21.00 WIB telah dilakukan penangkapan pelaku pemeran video porno yang dibuat oleh tersangka di Garut dan menjadi viral di Media Sosial.

Penangkapan dilakukan di rumah pelaku beralamat di Kampung Sindang Galih Rt. 001 Rw. 013, Desa Sukagalih, Kecematan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, ujar Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko S.I.K, Sabtu (24/08/2019).

Proses penyidikan yang dilakukan oleh Polres Garut berdasarkan Laporan Polisi, Nomor : LP/A/52/VIII/2019/JBR/RES GRT, Tanggal 13 Agustus 2019, dimana diketahui bahwa telah viral vidio di medsos pada hari Selasa tgl 13 Agustus 2019 sekira pukul 15.00 Wib di Kantor Polres Garut melalui akun twitter @kabarsange1.

Dikatakan oleh Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko S.I.K., bahwa identitas pelaku yaitu; 1. PA 19 Tahun, pekerjaan mengurus rumah tangga, alamat Kampung Sindang Galih Rt. 001 Rw. 013, Desa Sukagalih, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut. 2. AK Bin I 31 tahun, pekerjaan Wiraswasta, Alamat Perum Alkautsar Blok Pokmas Rt 003 Rw. 015, Desa Sirnajaya, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut. 3. WW Bin (Alm) EN umur 41 tahun, pekerjaan Wiraswasta, Alamat Perumahan Kharisma Residence Hampor Blok D12 Rt. 03 Rw. 13 Langensari Kecamatan Tarogong Kaler Kabupaten Garut.

Modus operandi yang dilakukan yaitu pelaku menjadi objek atau model dalam video porno.

Adapun kronologis penangkapan, bahwa Penyidik pada hari Selasa tanggal 13 Agustus 2019 sekira pukul 19.33 Wib mendapat informasi bahwa terdapat video porno yang tersebar di twitter. Penyidik kemudian melakukan menyelidikan terkait informasi tersebut dan mendapatkan informasi salah satu identitas yang diduga menjadi objek/model dalam video tersebut.

Selanjutnya penyidik melakukan tindakan hukum berupa penangkapan kepada PA pada hari Selasa tanggal 13 Agustus 2019 dan dilakukan penahanan terhitung mulai tanggal 14 Agustus 2019 sampai dengan 02 September 2019.

Selanjutnya, pada hari Rabu tanggal 14 Agustus 2019 W menyerahkan diri ke Kantor Polres Garut dan dilakukan penahanan terhitung mulai tanggal 15 Agustus 2019 sampai dengan 03 September 2019.

Untuk tersangka AK bin I  belum  dilakukan penangkapan karena dalam  keadaan sakit.

Atas perbuatan yang dilakukan maka para tersangka dikenai pasal 8  jo Pasal 34 UU RI No. 44 tahun 2008, dan barang Bukti yang berhasil diamankan yaitu 1 (satu) buah Handphone merk VIVO V9 dan ditemukan 2 video identik yang viral di media sosial dan 48 video porno lainnya serta 1 buah flash disk berisikan unduhan 2 file video viral dari akun twitter @kabarsange1.

Adapun perkembangan penyidikan sampai saat ini sudah dilakukan oleh Penyidik, Menurut Kabid Humas Polda Jabar, melakukan pemblokiran link penyebaran 2 video porno yg viral melalui Kemkominfo serta melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap seluruh tersangka dengan menguji sample darah seluruh tersangka.

Telah dilakukan pemeriksaan digital forensik terhadap HP tersangka AK, untuk mendalami penyebaran video (menunggu hasil dari Dit Cyber Crime Bareskrim Polri), serta telah dilakukan pengecekkan ke TKP tempat pembuatan video porno dan melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Garut dalam rangka penanganan terhadap tersangka yang memiliki penyakit berbahaya dan menular, terangnya.(Rh)
Share on Google Plus

About Bulletin Journalist

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Posting Komentar