HAJI 1440 H AMAN DAN KHIDMAT

MAKKAH - Prosesi ibadah haji tahun ini sangat spesial, selama di Arofah dan Mina, Allah menurunkan rahmatNya melalui hujan yang mengguyur Arofah dan Mina, Mina (13 Agustus/12 dzulhijjah).

Di Arofah 9 Dzulhijjah/10 Agustus pada pagi hari sampai dengan pukul 14an namun setelah selesai khotbah arofah sekitar 15.00 WAS  cuaca panas, namun secara tiba tiba mendung dan turun hujan, sehinga udara yg semula panas berubah menjadi sejuk sesejuk hati seluruh jamaah haji seluruh dunia yg sedang melakukan wukuf di arofah. Seluruh umat Islam berserah diri menyadari semua dosa dan kesalahannya pada sang khalik sembari memohon keberqah baik hidup di dunia maupun diakhirat.  Setelah terbenam matahari jamaah haji beranjak ke Muzdalifah untuk mabit sembari mengumpulkqn batu kerikil untuk melontar jumroh, untuk Nafar awal sebanyak 49 batu dan Nafar Tsani 70 batu. Lalu tengah malamnya jamaah di dorong ke Mina untuk mabit persiapan melontar jumroh.

Pada tanggal 10 Dzulhijjah/11 Agustus,  jamaah berbondong-bondong berjalan kaki dengan jarak antara 4-15 KM Pulang-pergi menuju Jamarot untuk melaksanakan melempar jumroh Aqobah, trowongan Mina dan sekitarnya yang semula hanya dihuni oleh burung-burung dan binatang lainnya berubah menjadi lautan manusia dengan berbagai macam latar belakang, etnis atau pun budaya. ada wajah letih, lesu dan kecapekan yang tersirat dalam wajah para jamaah, namun dengan antusius keimanan yang terpatri dalam dada mereka terus berjalan walau ada diantara mereka yg harus menyerah dengan lanjutnya usia atau penyakit yang ada dlm diri sehingga harus dievakuasi oleh petugas baik menggunakan kursi roda main mobil ambulan untuk mendapatkan pertolongan.

Pada hari kedua melontar jumroh Tanggal 11 Dzulhijjah, pagi harinya udara panas mencapai 31 drajat sampai pukul 10, pukul 10-14.00 WAS udara 38 Drajat, tiba-tiba hujanpun turun dan cukup deras.

Prosesi lontar jumroh sempat dihentikan oleh otoritas haji Saudi Arabia selama kurang lebih 1.5 jam, saat hujan deras turun.

Walau saat ini beredar video yg sangat mengerikan di media sosial yg sengaja ingin mengotori khikmatnya ibadah haji tahun ini.

Melalui via WhatsApp kami mengkonfirmasi kebenaran video tersebut kepada bpk. MIDI, SHI selaku petugas PPIH Arab Saudi yg bertugas di Misi haji selama Armuzna (Arofa-Musdalifah dan Mina) tgl 8-14 Dzulhijjah beliau mengatakan benar telah terjadi hujan lebat di seputaran Mekkah dan Mina tetapi tidak disertai badai.

"Alhamdulillah kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 14.30-16.00 WAS sehingga air meluap sampai ketrowongan Mina tetapi jamaah Indonesia khususnya M.enim tidak ada yang terjebak Krn mmg jadwal melontar jumroh bagi jamaah Indonesia pada malam harinya"(*)
Share on Google Plus

About Bulletin Journalist

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Posting Komentar