Dugaan Maraknya Praktek Pungli Dan Calo, Dirlantas Polda Jabar Pilih Bungkam

Poto ilustrasi
Bandung, BJ.COM - Terkait dugaan maraknya praktek pungli dan calo di kantor samsat, serta bebasnya orang-orang yang mengurus berkas kendaraan bermotor yang masuk melalui pintu belakang masih terjadi, sehingga pelayanan yang diberikan oleh petugas samsat berjalan secara tidak merata, seperti yang terjadi di kantor samsat bandung tengah, mulai dari pelayanan cek fisik, pelayanan stnk dan bpkb, di kantor samsat bandung barat, mulai dari pelayanan cek fisik dan pelayanan bpkb, begitu juga pelayanan bpkb samsat bandung timur.

Hasil investigasi bulletinjournalist.com dilapangan, dan merujuk pada keterangan sumber yang dapat dipercaya menyebutkan. Adanya dugaan pembiaran dari pimpanan terhadap anak buahnya, sehingga anak buahnya berani bekerja diluar sop (standar operasional prosedur) demi mencari keuntungan diri pribadi maupun sekelompoknya untuk memperkaya diri pribadi maupun sekelompoknya.

Hal ini terjelas dengan adanya dugaan pelayanan yang tidak sesuai prosedur terhadap orang-orang yang mengurus berkas kendaraan bermotor yang begitu bebasnya bisa masuk ke dalam ruang layanan, bahkan orang-orang tersebut dengan leluasanya lalu-lalang di dalam ruang layanan, bahkan orang-orang tersebut dilayani secaya "khusus oleh petugas samsat", berbeda dengan WP (wajib pajak) pada umumnya yang mengikuti pelayanan sesuai prosedur, sehingga pelayanan yang diberikan terasa lambat dikarnakan pelayanan yang diberikan berjalan secara tidak merata.

Terkait hal tersebut, bulletinjournalist.com telah meyangkan surat konfirmasi/klarifikasi secara tertulis kepada Dirlantas Polda Jabar, Kombes Pol. Mohamad Aris, pada tanggal 14 Agustus 2019.

Setelah bulletinjournalist.com beberapa kali mengecek surat yang telah dilayangkan kepada staf Dirlantas Polda Jabar "surat telah disampai kepada pak Dirlantas, namun belum ada jawaban dari Bapak" ujar staf Dirlantas Polda Jabar, Rabu 21 Agustus 2019

Sampai berita ini ditayangkan, tidak ada jawaban dari Dirlantas Polda Jabar, baik secara lisan maupun tertulis. Diduga Dirlantas Polda Jabar sengaja pilih bungkam dan membiarkan hal tersebut terus jadi demi mencari keuntungan diri pribadi maupun sekelompoknya untuk memperkaya diri pribadi maupun sekelompoknya.
Share on Google Plus

About Bulletin Journalist

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Posting Komentar