Gawat!! Pondasi Bangunan Kantor Pemdes Muara Enim Terancam Ambruk

Muara Enim,Bulletinjournalist.com - Pondasi pembangunan kantor Pemdes (Pemerintahan Desa) Kabupaten Muara Enim terancam  ambruk, bangunan yang menelan dana Milyaran Rupiah itu  Kini kondisi bangunanya sangat memprihatinkan. Terpantau pondasi bangunan yang mengalami keretakan pada bagian lantai pondasi tersebut ternyata sangat dikuatirkan banyak orang.

Salah Seorang Aktipis Muara Enim Yakni Junaidi dan Agus yang mengatakan pada awak Media Rabu(22/05), Mereka mengungkapkan, Bangunan Aula yang Merangkap Kantor Pemdes yang dibangun pada anggaran sekitar tahun 2016-2017, Kini terlihat pondasi bangunannya mengalami keretakan yang cukup parah.

Diduga pembangunan tersebut tidak berstandar sangat layak dan baru masuk hampir dua tahun kondisi pondasi lantai gedung sudah retak beberapa meter. " Ini patut dipertanyakan dan juga patut mendapat perbaikan sebelum lebih parah lagi .

Apalagi lanjut keduanya posisi bangunan yang retak itu tepat dibelakang gedung yang membelakangi bak persawahan dan tanpa diperkuat apapun. " Ini bisa saja ambrol serta berdampak pada kantor bisa saja miring bahkan bisa saja roboh kantor ini," ungkapnya.

Dikatakan, seharusnya pihak yang dianggap terkait cepat tanggap dan jangan dianggap sepele terkait kondisi bangunan yang rusak itu Biaya besar tapi bangunan diduga tidak sesuai harapan, Bahkan diduga banyak kekurangan volume ," bebernya.

Menanggapi hal tersebut pihak birokrasi Kantor Pemerintahan Desa (Pemdes) Kabupaten Muara Enim tidak bisa memberikan keterangan pada Rabu(22/05), kepada awak media. " Pak Kadin Emran lagi Dinas Luar (DL) Menghadiri kegiatan di Jakarta dalam menerima bantuan untuk Desa Pinang Belarik dan Desa Karang Raja dari Kementerian Pusat," ujar salah seorang pagawai Pemdes yang namanya tidak mau disebutkan. (Aji)
Share on Google Plus

About Bulletin Journalist

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Posting Komentar