Desa Ulak Embacang Kecamatan Sanga Desa Belum Bisa Rasakan Terangnya Listrik

SANGA DESA, BJ.COM - Desa Ulak Embacang Kecamatan Sanga Desa merupakan salah satu Desa di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Sumatera Selatan, berjarak tempuh dari Kota Sekayu sekitar kurang lebih 2 jam perjalanan darat dan ditambah 45 menit perjalanan dari rute air menyeberangi Sungai Musi dengan speed boat.

Lokasinya yang sulit dijangkau, kelihatan daerah ini masih termasuk daerah tertinggal untuk di kabupaten Musi banyuasin, di karenakan daerah ini masih menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) setiap harinya, itu pun milik pribadi/ masyarakat.

"Di daerah sini untuk listriknya  hidup hanya 6 jam, dari jam 6 sore sampai jam 12 malam, dan itupun kalau mesinnya gak macet/rusak untuk biaya minyaknya pun perbulan juga sangat mahal, dan untuk kekuatan listriknya13000/KWh," ujar Leni (38) warga Ulak Embacang.

Mendengar keluhan warganya, Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin melalui Wakil Bupati Muba Beni Hernedi saat Safari Jum’at (15/3) di Kecamatan Sanga Desa langsung menampung aspirasi masyarakat tersebut. Dia mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Muba saat ini terus melakukan upaya-upaya pembangunan infrastruktur hinga kepelosok  desa-desa, mulai dari listrik, jalan dan jembatan.

"Muba terang adalah salah satu target kami berdua bersama bapak bupati Dodi Reza Alex seuai visi dan misi kami  untuk mewujudkan Muba Maju Berjaya 2022.

Secara bertahap pembangunan listrik melalui PLN sudah merambah ke desa-desa 2 tahun belakangan ini. Tinggal sedikit desa yang belum teraliri listrik, salah satunya desa ini," ujar Ketua Satgas Percepatan Penyelesaian Masalah Listrik di Muba ini.

Listrik adalah program prioritas Pemkab Muba, lanjut Beni. Dia juga meminta warga untuk mempercayakan pengerjaannya kepada Pemerintah.

"Desa Ulak Embacang sudah kami bahas, namun perlu waktu untuk perencanaan dan perhitungan anggaran, jadi kami minta untuk bersabar, akan diupayakan secepatnya pembangunan listrik di sini," pintanya.

Beni menambahkan, pembangunan yang cepat dan lancar perlu didukung dengan komunikasi dan koordinasi dari semua pihak.

"Saya berharap Camat, Kepala Desa hingga Perangkat Desanya ikut berpartisipasi aktif untuk menjalin komunikasi. Sehingga kami dapat terbantu mempercepat pembangunan infrastruktur dan lain-lain," tutupnya,(warto)
Share on Google Plus

About Bulletin Journalist

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Posting Komentar