Setubuhi Kambing Tetangga, Kennedy Ngaku Suka Sama Suka Bukan Pemerkosaan


Poto ilustrasi
BJ.COM – Kennedy Kambani, pemuda berusia 21 tahun asal Distrik Mchinji, Malawi, dituduh telah melakukan pemerkosaan terhadap kambing milik warga.

Anehnya, Kennedy lebih dulu meminta izin untuk melakukan aksi mesum terhadap hewan ternak tersebut.

Pemilik kambing yang menjadi korban Kennedy, sebelumnya sempat mencurigai lelaki tersebut hendak mencuri ternaknya.

Ketika sang pemilik dan satu tetangganya datang untuk menangkap Kennedy, mereka kaget melihat pemuda itu tengah berhubungan intim dengan kambing.

“Pemilik kambing itu bernama Pemphero Mwakhulika. Dia mengira pelaku hendak mencuri kambingnya. Jadi dia memperingatkan tetangga untuk waspada sembari mengajak mereka untuk menggrebek di kandang,” kata Inspektur Polisi Mchinji Lubrino Kaitano, seperti dilansir MANAberita.com dari Daily Mail, Jumat (04/01).

Setelah tepergok, Kennedy ditangkap dan dibawa ke kantor polisi. Ia dituntut sang pemilik telah melakukan penganiayaan dan pemerkosaan terhadap ternak.

Namun, kepada polisi, Kennedy mengklaim telah meminta izin terhadap binatang itu untuk berhubungan seks.

“Aku lebih dulu mengatakan kepada kambing itu hendak berhubungan intim. Ini bukan pemerkosaan, suka sama suka,” tuturnya.

BACA JUGA


Kasus yang sama, yakni pemerkosaan terhadap hewan ternak, sebelumnya merebak di sejumlah negara benua Afrika.

November 2018, di Zambia—negeri tetangga Malawi—pemuda berusia 22 tahun bernama Reuben Mwaba dipenjara selama 15 tahun dan kerja paksa setelah tepergok memperkosa kambing hamil milik temannya, Kasama.

Pada bulan yang sama, Feselani Mcube (33) yang bekerja sebagai pembuat batu bata, dihukum penjara karena memperkosa kambing hamil milik tetangganya. Pemerkosaan itu terjadi di kamar Feselani, Winterveldt, Afrika Selatan.(red/net)

Share on Google Plus

About Bulletin Journalist

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Posting Komentar