Kasus Mantan Kapolres Empat Lawang AKBP Agus Setiawan Tahap Penyidikan

Empat Lawang, BJ.COM - Pedalaman Penyidikan kasus terhadap mantan Kapolres Empat Lawang, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Agus Setiawan masih terus berlangsung.

Agus Setiawan saat ini berstatus pamen dan dalam pemeriksaan di Mapolda Sumsel, Rabu (16/01).

Menurut Kapolda Sumsel, Inspektur Jenderal Polisi Zulkarnain Adinegara, Agus merupakan salah satu oknum di kepolisian yang terlibat narkoba.

Hal tersebut dibuktikan dari hasil urine dirinya pada pekan lalu yang positif mengandung zat amphetamine, senyawa dalam narkoba.

"Sedang kita periksa apakah ada jaringan, untuk oknum ini di dalam urinenya jelas positif narkoba, menggunakan sabu dan ekstasi," ujar Zulkarnain di Mapolda Sumsel.

Dikatakan Zulkarnain, Agus yang positif narkoba menjadi pertanda bagi anggota polisi lainnya untuk tidak main-main dalam penyalahgunaan narkoba.

"Oknum ini jelas positif narkoba. Polisi biasa di cek urine agar anggota kita tidak main-main dalam menggunakan narkoba. Ditambah yang bersangkutan sebagai kepala satuan wilayah, jadi jangan sekali-sekali main. Bagaimana kita menyikat peredaran narkoba kalau oknumnya sendiri kotor," ujarnya.

Zulkarnain melihat masalah yang menjerat Agus menjadi bukti bahwa semua orang sama didepan hukum.

Polisi pun berkomitmen dalam memberantas peredaran narkoba dan mengibaratkan polisi adalah sapu yang siap membersihkan hal yang kotor.

"Sungguh pun kami belum tau dan membuktikan, si oknum polisi makai (narkoba) dimana dengan siapa. Semua sedang dikembangkan, apakah dirinya memiliki jaringan. Konsekuensi tindak tegas. Bukan hanya masyarakat, tapi oknum juga. Penyuplainya, memakai dimana, dengan siapa saja, sehingga dari pengembangan bisa nantinya kepidana umum."

"Dari hasil positif semacam itu, bisa saja tidak sekali dua kali dirinya menggunakan, tapi masih dalam penyelidikan. Kalau addict (pecandu) akan kita rehabilitasi," ujarnya.

Sebelumnya, AKBP Agus Setiawan sudah resmi dicopot jabatannya digantikan AKBP Eko Yudi Karyanto.

pergantian tersebut berawal dari surat telegram yang ditandatangani oleh Asisten SDM Kapolri Inspektur Jenderal Eko Indra Heri atas nama Kapolri Jenderal Tito Karnavian.(bambang)
Share on Google Plus

About Bulletin Journalist

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Posting Komentar